SETIALAH KEPADA TUHAN


Saat Teduh….…………

01. Nyanyian KJ. No. 19:1. “Tuhanku Yesus”
Tuhanku Yesus, Raja alam raya, Allah dan manusia,
Kau kukasihi, Kau junjunganku, bahagiaku yang baka.

02. Pembacaan Firman
Pagi : Ibrani 2:11-13.
Malam : 2 Korintus 3:12-18.

03. Renungan: Mazmur 2:8.
Mintalah kepadaKu, maka bangsa-bangsa akan Kuberikan kepadamu menjadi milik pusakamu, dan ujung bumi menjadi kepunyaanmu.

Umat Israel seringkali meragukan otoritas Tuhan, sehingga mereka jatuh kepada persoalan besar dan penderitaan. Sama halnya dengan kita saat ini, keragu-raguan dan ketakutan lebih mendominasi hidup dibandingkan iman percaya kita kepada Tuhan. Nas ini mengajak kita untuk percaya akan janji Tuhan yang melampaui apa yang kita bayangkan. Karena janji itu berbunyi, “Mintalah kepada-Ku, maka bangsa-bangsa akan Kuberikan kepadamu menjadi milik pusakamu, dan ujung bumi menjadi kepunyaanmu,”(Mzm 2:8). Secara jujur harus diakui bahwa jikalau Tuhan mengabulkan doa kita dengan memberikan bangsa-bangsa menjadi milik pusaka kita, maka ada dua reaksi yang akan timbul. Reaksi pertama adalah takut untuk berdoa, karena sadar akan tanggungjawab yang harus diterima. Raksi kedua adalah berani meminta hal-hal yang besar kepada Tuhan.

Nas ini memberikan pengertian kepada kita, bahwa sebelum berdoa untuk meminta kepada Tuhan, maka kita harus meyakinkan diri kita bahwa kita adalah anak-anak Allah. Mengapa? Karena banyak orang Kristen yang berdoa dengan ragu-ragu dan tidak yakin pada diri mereka bahwa mereka adalah anak-anak Allah. Itulah sebabnya, doa-doa mereka tidak terjawab selama mereka berdoa. Yakobus menulis tentang doa bahwa, “Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin. Sebab orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya,”(Yak 1:6-8). Amin.

04. Berdoa

05. Bernyanyi BE. No. 188:1. Jahowa Siparmahan au
Jahowa Siparmahan au, dang hurang manang aha.
Ai nasa jea dipadao do sian dorbiaNa. Tongon dibaen na lomak i,
lao pangoluhon tondingki. Dibaen asi rohaNa.

06. Doa Bapa kami – Amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s