ORANG BENAR DIKUATKAN


Saat Teduh……………

Nyanyian KJ. No. 453:1. “Yesus kawan yang sejati”
Yesus kawan yang sejati bagi kita yang lemah
Tiap hal boleh dibawa dalam doa padaNya
Oh betapa kita susah dan percuma berlelah
Bila kurang pasrah diri dan berdoa padaNya.

Pembacaan Firman
Pagi : 1 Samuel 26:1-12.
Malam : Lukas 11:14-24.

Renungan: Ayub 17:9.
Meskipun begitu orang benar tetap pada jalannya, dan orang yang bersih tangannya bertambah-tambah kuat.

Kebaikan, Keadilan dan Kebenaran adalah nilai – nilai kehidupan yang dijadikan dasar dan acuan sejarah peradaban manusia. Nilai -nilai ini adalah buah dari hidup didalam Terang (Efesus 5: 9). Ayub adalah seorang peternak kaya raya yang takut akan Tuhan dan hidup dalam terang Tuhan. Namun ia dituduh dan didakwa Iblis dihadapan Tuhan. Atas perkenanan Tuhan diijinkan untuk mengalami penderitaan dan cemoohan walau pada akhirnya hidup Ayub dipulihkan dengan sempurna. Drama ujian Ayub ini sangat menginspirasi banyak orang untuk bisa melihat dan bertahan didalam sebuah penderitaan. Ujian ketidakadilan dengan penderitaan,aniaya dan cemohan pastilah masa-masa yang sangat sulit dan menyakitkan. Pandangan umum perihal penderitaan adalah sebuah hukuman atas dosa-dosa. Ayub hidup baik dan benar namun menjadi sebuah percontohan yang paling besar tentang Iman dengan derita ketidakadilan yang luar biasa. Sehingga pengalaman dan ujian yang dialami Ayub sangat mengherankan orang-orang yang jujur dan hidup dalam kebenaran bahkan orang-orang yang tidak bersalah menjadi marah melihat praktek hidup orang fasik/munafik. Dalam derita dan cemoohan, Ayub tetap percaya dan menjadikan Tuhan sebagai Hakim dan Jaminan hidupnya. Orang yang benar tetap pada jalannya dan orang yang bersih tanggannya akan bertambah-tambah kuat. Pada waktunya, Tuhan akan memulihkan ketidakadilan menjadi keadilan, derita menjadi sukacita jika kita tetap teguh dalam KasihNya. Amin.

Berdoa

Bernyanyi BE. No. 197:1. Na marmahani hita
Na marmahani hita Parholong roha i
Ima Tuhanta Jesus, Silehon tua i, silehon tua i.

Doa Bapa kami – Amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s