UMAT YANG RENDAH HATI


Saat Teduh……………

Nyanyian NKB. No. 3:1. “Terpujilah Allah”
Terpujilah Allah, hikmatNya besar, begitu kasihNya ‘tuk dunia cemar
Sehingga di b’rilah PutraNya kudus, mengangkat manusia serta menebus
Pujilah, pujilah! Buatlah dunia bergemar, bergemar mendengar suaraNya
Dapatkanlah Allah demi PutraNya, b’ri puji padaNya sebab hikmatNya.

Pembacaan Firman
Pagi : Kejadian 8:15-22.
Malam : Lukas 12:6-12.

Renungan: Zefanya 3:12.

Di antaramu akan Kubiarkan hidup suatu umat yang rendah hati dan lemah, dan mereka akan mencari perlindungan pada nama Tuhan.

Orang yang rendah hati memiliki sikap bijak, dan memposisikan dirinya tidak lebih penting, lebih tinggi, lebih pintar, lebih benar dari orang lain. Salah satu ciri dari orang yang rendah hati adalah mau mendengarkan pendapat, saran dan juga kritikan dari orang lain. Sikap yang mau diajarkan adalah karakter dasar dari kerendahan hati. Sebaliknya sikap yang angkuh dan sombong cenderung membenarkan diri sendiri, merasa diri benar dan tidak mau diajar. Orang yang rendah hati mencari perlindungan dari Tuhan! Itulah sebabnya Tuhan memanggil orang-orang yang biasa (Kisah 4:13) untuk menjadi alatNya, karena perlu kerendahan hati untuk mengenal dan memahami jalan-jalan Tuhan. Keterbukaan untuk mau belajar adalah salah satu karakteristik paling berharga yang perlu dimiliki seseorang. Sebab itu Allah menunjukkan jalan kepada orang yang rendah hati yang dianggap lemah oleh dunia ini. Tuhan mengajarkan jalan-Nya kepada orang-orang yang rendah hati karena orang-orang yang demikian adalah orang yang mau diajar, dikoreksi dan diluruskan jalan-jalannya. Tuhan Yesus berkata, “Sesungguhnya barangsiapa tidak menyambut Kerajaan Allah seperti seorang anak kecil, ia tidak akan masuk ke dalamnya.” (Luk.18:17). “Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati. Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya.” (1 Pet 5:5-6). Amin.

Berdoa

Bernyanyi BE. No. 207:3. Sai tiop ma tanganku
Ianggo hasusaan godang do i, alai panghilalaan sonang do i.
Na tiur do rohanku nangpe holom, ni ida ni matangku di tano on.

Doa Bapa kami – Amin.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s