Kejarlah Kekudusan


BERNYANYI BE. No. 566 Na Badia
Na badia do Ho dipuji rohangkon do diboto rohangkon do mandok badia do Ho.

PEMBACAAN FIRMAN
Pagi: 2 Raja-raja 5:20-27
Malam: Roma 5:12-21

RENUNGAN
Dan mereka berseru seorang kepada seorang, katanya: “Kudus, kudus, kuduslah TUHAN semesta alam, seluruh bumi penuh kemuliaan-Nya!”
Yesaya 6:3

Kejarlah Kekudusan
Sifat utama Allah yang dinyatakan kepada Yesaya adalah kekudusan-Nya. Allah menunjukkan kesucian-Nya, terpisah dari dosa dan menentang semua kejahatan. Sebagai umat Tuhan, kita juga harus juga hidup kudus, menentang segala kejahatan dan perbuatan dosa. Dalam khotbah di Bukit, Tuhan Yesus berkata kepada murid-murid-Nya bahwa mereka harus berbeda dari dunia ini. Kita harus menelaah dengan seksama, apa artinya menjadi orang-orang kudus. Pengertian kita tentang kekudusan seringkali tidak cukup luas. Kita mengira bahwa kekudusan hanyalah sejauh: “Saya tidak merokok, saya tidak peminum minuman keras, saya tidak memakan atau minum obat2 terlarang, dan tidak bergaul dengan mereka yang melakukan ltu.

Jadi apa yang dimaksudkan dengan kekudusan? Untuk mengerti makna kekudusan, kita harus menatap kepada Salib Kristus dan kebangkitan-Nya. Dari Salib Kristus terlihat bahwa kita dipanggil untuk mati. Rasul Paulus berkata dalam kitab Roma 6 bahwa kalau Yesus Kristus mati, maka kita juga mati. Maksudnya, segala sesuatu yang menjadi penghalang antara kita dengan Allah, yaitu segala perbuatan dosa seharusnya tidak dapat lagi menguasai kita. Untuk menjadi pengikut Kristus yang disebut juga umat Kristen, kita selalu perlu menatap Salib Kristus. Untuk menjadi saksi Kristus, kita harus hidup kudus. Dan bila Yesus Kristus adalah teladan kita, maka hal pertama yang harus kita lakukan dengan penuh kesungguhan ialah: mati terhadap dosa, yaitu tidak mau kompromi terhadap perbuatan-perbuatan dosa. Amen.

BERDOA

BERNYANYI KJ No. 235: 4 Kudengar Berkat-Mu Turun
Mampirlah, ya Roh Perkasa, t’rangi mata hatiku; sabda Kristus b’ri berkuasa, dalam diri hamba-Mu. Aku pun, aku pun, ya, terangi aku pun!

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s