Sukacita Dalam Tuhan


BERNYANYI BE 115:1. “Tuhan Debata”
Tuhan Debata sai ramoti ma Daging dohot tondinami, ido pangidoannami Sai pahipas be, hami on sude

PEMBACAAN FIRMAN
Pagi: Daniel 2:1-19
Malam: Matius 2:1-12

RENUNGAN
Sebab itu hatiku bersukacita dan jiwaku bersorak-sorak, bahkan tubuhku akan diam dengan tenteram. Mazmur 16:9

Sukacita Dalam Tuhan
Ada banyak alasan seseorang untuk bersukacita dalam hidupnya, misalnya di saat mendapatkan keberuntungan, saat mendapat promosi jabatan, saat memperoleh pekerjaan, saat menikah dengan orang yang dicintai, saat memiliki uang banyak, saat lulus ujian, saat memperoleh kejuaraan, saat panen dengan hasil melimpah, saat gajian, saat liburan dan lain-lain. Bersukacita hanya pada saat memperoleh kebahagiaan, merupakan hal yang biasa kita lakukan dan sukacita yang demikian sifatnya sesaat, kesenangan sesaat yang tidak bertahan lama dan pada akhirnya hanya mampu memuaskan secara sementara. Namun bersukacita dalam segala situasi, hal yang sangat sulit dilakukan, karena bagaimana kita dapat bersukacita jika kita sedang dalam menghadapi pergumulan dan masalah-masalah?

Mazmur hari ini mengajarkan dan menggambarkan dengan jelas bahwa Daud mampu bersukacita dalam situasi apapun, dalam masa kelam maupun dalam masa senang. Di saat dia mengalami pergumulan yang berat karena pengkhianatan dari teman dan orang-orang terdekatnya, saat pedih dengan ancaman dari musuh-musuhnya, Daud tidak memilih untuk mengeluh dan berputus asa. Daud memiliki cara sendiri untuk tetap bersyukur kepada Tuhan karena Daud yakin bahwa Tuhanlah sebagai penyelamat dan penjaganya yang selalu bersamanya di tengah-tengah pasang surut kehidupan yang ia jalani. Itulah sukacita yang sejati yang melimpah yang dialami Daud yang tidak tergantung pada situasi dan kondisi. Bagaimana dengan kita? Bagaimanapun keadaan kita hari ini sekalipun kita harus berhadapan dengan pergumulan yang berat, tetaplah bersukacita di dalam Tuhan karena Dia selalu bersama sama kita dan menjaga kita serta memberikan kebahagiaan sempurna bagi kita. Kasih setia Tuhan tidak habis habisnya dan rahmat-Nya selalu baru untuk kita. Serahkanlah kehidupanmu hanya kepada Dia, karena Ia yang memelihara kita.

BERDOA

BERNYANYI KJ-40:2 – Ajaib benar Anugerah
Ketika insaf ‘ku cemas. Sekarang ‘ku lega
Syukur bebanku t’lah lepas, berkat anugerah.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s