KEKEKALAN ADALAH TUJUAN


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-25:1 – HataMi Ale Tuhanhu
Hatami ale Tuhanhu, arta na ummarga i. Sai paian di rohangku, unang so hutiop i. Molo so be sitiopan hata nabadia i; aha nama haojahan ni haporseaon i?

PEMBACAAN FIRMAN
1 Tes. 5:1-10 (Pagi)
Yes. 52:1-6 (Malam)

RENUNGAN
Lukas 21:33
Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu.

KEKEKALAN ADALAH TUJUAN
Di zaman kemajuan teknologi sekarang ini, segalanya dapat diperoleh dengan cepat. Kejadian di suatu tempat dalam beberapa detik saja dapat terdengar di seluruh belahan dunia. Luar biasa pengaruh teknologi ini sampai-sampai banyak orang lebih percaya dan mempercayakan hidupnya kepada teknologi. Bahkan ada kelompok yang tidak lagi percaya kepada Tuhan, selain teknologi. Inilah yang disebut deux et machine. Artinya, segala sesuatu diatur oleh mesin atau teknologi. Benar dengan banyak kelebihan teknologi sekarang tapi bukan berarti tanpa kekurangan dan kelemahan. Dan teknologi adalah ciptaan manusia yang merupakan ciptaan Tuhan Allah. Manusia bukan kekal termasuk teknologi tidak bersifat kekal. Oleh karena itu, teknologi tidak tepat dijadikan sebagai tujuan hidup. Kekekalanlah yang menjadi tujuan hidup kita, yaitu Tuhan Allah.

Allah Bapa telah mengutus anaknya ke dunia ini menjadi manusia, melalui kematiannya di kayu salib, bangkit pada hari yang ketiga kembali naik ke surga dan menyediakan hidup kekal bagi dunia ini (Yoh 3:16). Anugerah hidup kekal ini, disediakan bagi yang percaya kepada-Nya. Nas Firman Tuhan bacaan pagi hari ini, kita juga diingatkan supaya berjaga-jaga bahwa hari Tuhan datang seperti pencuri pada malam (1 Tes 5:2). “Jagalah dirimu, supaya hatimu jangan sarat oleh pesta pora dan kemabukan serta kepentingan-kepentingan duniawi dan supaya hari Tuhan jangan dengan tiba-tiba jatuh keatas dirimu seperti suatu jerat. Sebab ia akan menimpa semua penduduk bumi ini (Luk. 21:34-35). Saudara-saudara yang terkasih, marilah kita mengejar suatu yang menuju hidup yang kekal karena apapun yang di dunia ini hanya sementara, hanya Firman Tuhan yang kekal. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ.49: 1 Firman Allah jayalah
Firman Allah jayalah sampai ujung dunia, kita pun dipanggilnya untuk hidup yang baka.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s