SAMBUTLAH KEDATANGAN RAJA DAMAI DAN ADIL


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-45:1 Hosianna Anak Ni
Hosianna! Anak ni, Raja David ro tu hita. Baen ture dalanna i, asa bongot tu rohanta. Baen ma gabagaba i, di Tuhanta na ro i.

PEMBACAAN FIRMAN
Yes. 25: 6 – 9 (Pagi)
Zak. 13: 1 – 2 (Malam)

RENUNGAN
Zakharia 9: 9b
Lihat, rajamu datang kepadamu; ia adil dan jaya. Ia lemah lembut dan mengendarai seekor keledai, seekor keledai beban yang muda.

SAMBUTLAH KEDATANGAN RAJA DAMAI DAN ADIL
Nabi Zakharia menyerukan agar umat Israel bersukacita dan bersorak-sorai menyambut kedatangan sang Raja Damai. Dia menyebut Raja yang datang ini bukanlah raja duniawi, bukan raja yang duduk di tahta, bukan seorang pahlawan yang revolusioner yang siap berperang secara fisik melawan musuh-musuhnya, tetapi Raja yang akan datang ini, penuh kedamaian tanpa ada melakukan kekerasan secara fisik. Raja yang akan datang itu adalah Raja yang adil dan jaya, lemah lembut dan rendah hati. Adil karena setiap mengambil keputusan dalam suatu perkara tidak melakukan berat sebelah atau berpihak tetapi memutuskan dengan adil. Lebih jelas lagi keadilan yang dilakukan bukan dengan mengorbankan orang lain, tetapi Ia berkorban demi perdamaian itu. Jaya karena keberhasilan yang diterima sebagai perbuatan yang adil. Raja ini memerintah dengan penuh kelembutannya, Allah yang berperang untuk dia. Allah yang memberikan kemenangan baginya dalam menghadapi peperangan (bnd. Kel. 14).

Raja yang datang ini tidak mengandalkan kemegahan yang disertai kereta perang atau mengendarai seekor kuda sebagai tanda untuk berperang secara fisik tetapi justru mengendarai seekor keledai sebagai tanda kesederhanaan-Nya dan simbol perdamaian. Penglihatan Nabi Zakharia tentang Raja yang Adil dan Jaya itu telah digenapi dalam diri Tuhan Yesus Kristus. Di mana Yesus telah memberlakukan keadilan itu di dalam diri-Nya. Dia menderita, disalibkan, mati dan bangkit kembali demi untuk keselamatan umat manusia. Karena itu bagi kita sebagai orang percaya marilah kita datang dan bersukacita memuji dan memuliakan Yesus. Sukacita dapat kita alami ketika kita mengundang dan memberi tempat bagi Yesus di dalam hati kita, keluarga kita, di gereja kita dan di pekerjaan kita. Kita dipanggil oleh Tuhan mengumandangkan dan memberlakukan keadilan itu bagi semua orang. Marilah kita meninggalkan sifat-sifat yang mementingkan diri sendiri dan menanggalkan rasa benci kepada orang lain. Hal Ini menjadi tugas panggilan kita sebagai orang percaya. Sambil menyongsong kedatangan-Nya kedua kali, kita senantiasa memuji dan memuliakan Tuhan Yesus, untuk menerima kedamaian dan terutama keselamatan yang kekal nantinya. Amen.

BERDOA

BERNYANYI KJ-81: 1 O Datanglah, Imanuel
O Datanglah, Imanuel, tebus umatMu Israel yang dalam berkeluh kesah menanti Penolongnya. Bersoraklah hai Israel, menyambut Sang Imanuel!

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s