PENDERITAAN SAAT INI BERSIFAT SEMENTARA


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-262:1 – “Jahowa Tuhanki”
Jahowa Tuhanki, Ho mual ni na denggan
Sitompa sasude, silehon hangoluan
Sai lehon ma di au, pamatang na hipas
Maringan ma di au, baen roha na ias.

PEMBACAAN FIRMAN
1 Tim. 5:4-8 (Pagi)
Why.15:1-4 (Malam)

RENUNGAN
Roma 8:18
Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita.

PENDERITAAN SAAT INI BERSIFAT SEMENTARA
Dunia memandang penderitaan sebagai suatu yang harus dihindari. Penderitaan bisa dalam bentuk penyakit, masalah berat atau kehilangan seseorang yang kita kasihi. Penderitaan bisa berbentuk kegagalan hidup atau kekecewaan dalam pekerjaan atau dalam studi, dan lain-lain yang membawa kesedihan. Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana-Nya. Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara (Roma 8:28-29). Sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan. Dan biarlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apa pun (Yakobus 1:3-4).

Keputusan kita untuk mengikut Kristus mungkin menimbulkan kesulitan bagi kita. Petrus menuliskan, “Adalah kasih karunia, jika seorang karena sadar akan kehendak Allah menanggung penderitaan yang tidak harus ia tanggung” (1 Pet 2:9). Saat mengalami ketidaknyamanan atau penderitaan karena iman kita, kita rela menanggungnya karena “Kristuspun telah menderita untuk kita dan telah meninggalkan teladan bagi kita, supaya kita mengikuti jejak-Nya”. Bahkan saat orang mengejek Yesus, “Ia tidak membalas dengan mencaci maki; ketika Ia menderita, Ia tidak mengancam, tetapi Ia menyerahkannya kepada Dia, yang menghakimi dengan adil (ay.23). Yesus adalah teladan kita dalam penderitaan. Kita dapat berpaling kepada-Nya untuk menerima kekuatan, Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-388:1. S’lamat Di Tangan Yesus
S’lamat di tangan Yesus aman pelukan-Nya. Dalam teduh kasih-Nya aku bahagia. Lagu merdu malaikat olehku terdengar. Dari neg’ri mulia, damai sejahtera. S’lamat di tangan Yesus aman pelukan-Nya. Dalam teduh kasih-Nya aku bahagia.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s