KEHADIRAN KRISTUS YANG MEMERDEKAKAN


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-4:1 Sai Puji Debata
Sai puji Debata dibaen asi rohaNa, Huhut tongtong basa di nasa tinompaNa. Ria ma hita be mamuji Debata. Ai sesa do nuaeng dosanta i dibaen.

PEMBACAAN FIRMAN
Rm 8:18-25 (Pagi)
Maz. 34:19-23 (Malam)

RENUNGAN
Roma 6: 22
“Tetapi sekarang, setelah kamu dimerdekakan dari dosa dan setelah kamu menjadi hamba Allah, kamu memperoleh buah yang membawa kamu kepada pengudusan dan sebagai kesudahannya ialah hidup yang kekal.”

KEHADIRAN KRISTUS YANG MEMERDEKAKAN
Dosa adalah ketidakpatuhan terhadap perintah Allah yang datang dari hati manusia. Ketidakpatuhan ini akan menjadikan seseorang cenderung menonjolkan hal-hal duniawi: bangga diri, lebih kaya dari yang lain, lebih terhormat dari yang lain, mengadu domba orang lain. Seorang yang telah terikat dalam keadaan seperti itu akan menjadi orang yang tidak pernah puas, dan tidak akan berhenti sebelum mencapai keinginan dagingnya. Manusia tidak akan mampu melepaskan dirinya dari keadaan demikian, sehingga di dalam kehidupannya dia tidak akan pernah bersukacita, tidak akan pernah merdeka. Untuk itulah Kristus datang ke dunia ini untuk memberikan kemerdekaan kepada manusia yang terbelenggu dalam dosa dan keinginan dunia.

Kristus berkata: “Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku. Dengan kehadiran Kristus dalam hati kita maka kita dimampukan menjadi hamba Allah, terlepas dari belenggu dunia ini dan begitu juga keinginan daging. Kehadiran Kristus yang memerdekakan, sehingga kita benar mampu mengalahkan keinginan daging yang menjadi indikasi kekudusan kita. Amin

BERDOA

BERNYANYI KJ-402 : 1 Kuperlukan Jurus’lamat
Kuperlukan Jurus’lamat, agar jangan ‘ku sesat; s’lalu harus kurasakan bahwa Tuhanku dekat. Maka jiwaku tenang, takkan takut dan enggan; bila Tuhanku membimbing, ‘ku di malam pun tentram

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s