KASIH DAN PENGORBANAN KRISTUS


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE 194:1 Aut So Asi Roham
Aut so asi rohaM, aut so godang basaM
Tu dia au? Alai dibaen basaM, dohot asi rohaM tu sorgo au.

PEMBACAAN FIRMAN
Ef. 5:20-21 (Pagi) Maz. 149:1-9 (Malam)

RENUNGAN HARIAN, Jumat 4 Mei 2018
Wahyu 5:9
Dan mereka menyanyikan suatu nyanyian baru katanya: “Engkau layak menerima gulungan kitab itu dan membuka meterai-meterainya; karena Engkau telah disembelih dan dengan darah-Mu Engkau telah membeli mereka bagi Allah dari tiap-tiap suku dan bahasa dan kaum dan bangsa.”

KASIH DAN PENGORBANAN KRISTUS
Pernahkah Anda melihat seseorang bernyanyi dengan hati yang sungguh-sungguh? Sarat dengan penghayatan yang dalam. Wajahnya mencerminkan makna lagu yang dinyanyikan. Apalagi lagu yang dinyanyikan tersebut lagu rohani yang menceritakan kasih Tuhan bagi keberdosaan manusia, tentulah hati kita terhibur dan diberkati bukan? Saat mengingat bahwa semua manusia telah berdosa dan kehilangan kemuliaan Allah (band Rm 3:23), hati kita goncang. Namun, ajaib, Tuhan rela berkorban menjadi manusia, bahkan rela mati disalibkan untuk menggantikan kita agar setiap yang percaya tidak binasa melainkan, beroleh hidup yang kekal.

Demikian juga orang kudus dalam kitab Wahyu 5:9 mengumandangkan lagu tentang kasih Allah. Sebab, manusia atau malaikat gagal membuka gulungan kitab, gagal membuka sorga. Hanya Allah, Dia mengutus Anak-Nya untuk membuka meterai yaitu memutus kuasa dosa dan membuka jalan ke sorga. Allah menggenapi janjinya yaitu mengutus Tuhan Yesus, untuk disembelih dan darahnya tercurah di di kayu salib di Golgata menggantian kita. Sungguh luar biasa kasih Allah, membayar hutang kita lunas melalui pengorbananNya. Dia membeli kita dengan darahNya. Pengorbanan-Nya bagi tiap suku, bahasa, dan kaum dan bangsa. Menebus orang Jawa, orang Batak, orang Menado, orang Cina, dan suku-suku lainnya. Puji Tuhan.
Apa sikap kita? Hendaklah kita tekun bersyukur, berdoa, dan belajar Firman Tuhan. Bernyanyi dengan penjiwaan yang meresap. Memuji Tuhan setiap hari dan sangat baik jika setiap aktivitas kita menjadi nyanyian baru yang menyenangkan hati Tuhan. Semua hal itu jadi berkat bagi orang lain. Soli Deo Gloria.

BERDOA

BERNYANYI KJ 289 :1 Tuhan, Pencipta semesta
Tuhan, Pencipta semesta, Kaulah yang Mahamulia
Sungguh besar karunia yang Kau beri.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s