KASIH SEORANG SAHABAT


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-4:2 Sai Puji Debata
Disuru Debata AnakNa Jesus Kristus. Jadi mansai arga do hite on ditobus. Diporsan Jesus i, dosanta sasude. Asa mudarNa i paias hita be.

PEMBACAAN FIRMAN
Yoh. 10:11-16 (Pagi) Maz. 33:1-9 (Malam)

RENUNGAN HARIAN, Jumat 20 April 2018
Yohanes 15:13
Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.

KASIH SEORANG SAHABAT
Di zaman now tidak mudah menemukan sahabat seperti teks hari ini. Sosial media membuka jalan untuk menjalin persahabatan dan ada orang yang sudah mengalaminya. Tapi tak sedikit melalui sosial media banyak yang mengalami kekecewaan karena justru yang timbul adalah ujaran kebencian, pertikaian, dan debat kusir yang mendatangkan kemarahan. Aristoteles mengatakan bahwa sahabat itu adalah “Satu jiwa yang mendiami dua tubuh (friendship is a single soul dwelling in two body).” Dia melihat ada tiga jenis persahabatan itu, pertama, persahabatan keperluan yaitu didasarkan pada keperluan saja di saat sudah tidak ada keperluan maka berakhir juga persahabatan itu. Jadi keramahtamahan dan setiap perbuatan karena ada yang diharapkan. Kedua, persahabatan kesenangan yaitu didasarkan pada kenikmatan kegiatan dan emosi saja. Ketiga, persahabatan yang benar yaitu didasarkan pada kepedulian, berbudi luhur, kasih dan nilai-nilai kebenaran.

Tuhan Yesus adalah figur seorang sahabat yang sejati. Dia telah membuktikannya melalui kematian-Nya di atas kayu salib. Dia mau menjadikan kita sebagai sahabat-Nya. Dia mau berkorban demi keselamatan kita, sahabat yang dikasihi-Nya. Hingga sekarang ini, Dia masih terus menawarkan persahabatan itu bagi siapa saja. Ungkapan orang Batak: “Manuk ni pea langge hotek hotek lao marpira, na sirang maraleale lobian matean ina”, artinya perpisahan (kehilangan) seorang sahabat melebihi kehilangan seorang ibu yang kita cintai. Marilah kita saat ini menjalin persahabat yang benar, menjadi sahabat yang berkorban dan mengasihi dengan tulus seperti Kristus dengan orang lain. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-453:1 Yesus Kawan yang Sejati
Yesus Kawan yang sejati bagi kita yang lemah. Tiap hal boleh dibawa dalam doa pada-Nya. Oh, betapa kita susah dan percuma berlelah, bila kurang pasrah diri dalam doa pada-Nya.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-Amin-Amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s