MENJAGA KESUCIAN HATI


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-672:1 Tung Godang Situtu
Tung godang situtu ulaonmu Dipasahat Tuhanta tu ho ndang adong be tingkim
marnalemba tahe ngolumi bahen tiruan tongtong sai patupa ma I ala ni Tuhan I
so mangkirim balosna tu ho. Debata do marnida na niulami Manang na adong parbue ni i.

PEMBACAAN FIRMAN
Yoh 21:15-19 (Pagi) Ayub 41: 1-14 (Malam)

RENUNGAN HARIAN, Sabtu 14 April 2018
Matius 5:8
Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.

MENJAGA KESUCIAN HATI
Setiap orang mendambakan kebahagiaan di dalam hidupnya. Tidak cukup hanya mendambakan, namun setiap orang berusaha melakukan apa pun untuk mendapatkan kebahagiaan itu. Namun darimana asal dari kebahagiaan itu? Ternyata bukan kekayaan, kejayaan, atau harta duniawi ini namun kebahagiaan itu ada di dalam hati. Hati yang suci adalah hati yang tidak menyimpan kecurangan, kebencian atau dendam atau hal negatif lainnya. Hati yang suci adalah yang menyimpan kebenaran, penuh sukacita dan rasa syukur.

Menjaga hati di dalam kesucian bukan saja hanya mendapat kebahagiaan di bumi ini. Nats ini adalah bagian dari “Ucapan Bahagia” yang disampaikan Tuhan Yesus; di mana Dia menjelaskan bahwa kebahagiaan yang terutama adalah orang yang menjaga kesucian hati; karena merekalah yang akan melihat Allah. Hanya orang yang suci hatinya yang akan melihat Allah, karena Allah itu suci. Ucapan Yesus ini juga memiliki harta bahwa bukan hanya di muka bumi saja orang yang suci hatinya berbahagia, namun juga pada waktu yang akan datang di dalam kehidupan yang kekal. Karena orang yang suci hatinya akan melihat Allah dan bersama dengan Allah. Saudara, dewasa ini masih banyak orang yang tidak menjaga kesucian hatinya dengan amarah yang bergejolak, dendam yang dipendam, keinginan hati untuk mempermalukan orang lain dan masih banyak hal yang lain. Namun pada saat ini kita diajak untuk meninggalkannya, agar kita mendapat kebahagiaan yaitu melihat dan tinggal bersama dengan Allah dalam kehidupan yang kekal. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-2:1 Suci, Suci, Suci
Suci, suci, suci Tuhan Maha kuasa! Dikau kami puji di pagi yang teduh.Dikau kami puji di pagi yang teduh. Suci, suci, suci, murah dan perkasa,Allah Tritunggal, agung namaMu!

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s