BERMEGAH DAN BERBAHAGIA


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE- 772 : 1 Tuhanku Do Pature Dalanki
Tuhanku do pature dalanki, Tuhanku do patiur langkangki, sian nasa rohangki hupasahat ngolungki, Tuhanku do patiur langkangki.

PEMBACAAN FIRMAN
Matius 16: 21-23 (pagi) Yesaya 61:10-11 (malam)

RENUNGAN HARIAN, Kamis 22 Maret 2018
Mazmur 105:3
Bermegahlah di dalam nama-Nya yang kudus, biarlah bersukahati orang-orang yang mencari TUHAN!

BERMEGAH DAN BERBAHAGIA
Secara umum, pemahaman kita tentang “bermegah dan berbahagia” erat kaitannya dengan harta kekayaan, kesenangan hidup dan status kita di dunia ini. Khusus buat orang Batak, bermegah dan berbahagia dapat dikaitkan dengan falsafah hidup orang Batak, yaitu: Hamoraon (memiliki banyak harta), Hagabeon (mempunyai anak/keturunan) dan Hasangapon (kehormatan). Falsafah hidup inilah yang mendorong orang Batak bekerja keras dan berlelah untuk mendapatkan harta kekayaan, keturunan serta kehormatan. Semuanya ini untuk memberikan kebahagiaan juga rasa aman untuk saat ini dan kalau bisa untuk selamanya. Akan tetapi apakah semuanya itu dapat menjamin kebahagiaan dalam hidup kita saat ini dan selamanya? Jika kita jujur, jawabannya: tidak. Kalau begitu, bagaimana untuk memperoleh “kemegahan dan kebahagiaan” yang sifatnya kekal yang tidak dipengaruhi oleh hamoraon, hagabeon dan hasangapon?

Nas hari ini mengajarkan kita supaya bermegah dan berbahagialah di dalam TUHAN. Kenapa? Ada beberapa alasan yang dapat kita sebutkan:

  1. Karena TUHAN-lah pencipta langit, bumi, laut dan segala isinya. TUHAN berkuasa dan berdaulat atas seluruh ciptaan-Nya termasuk hidup kita ini.
  2. Karena segala sesuatu yang di dunia ini pasti akan berakhir, termasuk hidup kita. Sadar atau tidak sadar, manusia ingin mendapatkan dan menikmati hidup dalam kekekalan, namun apapun usaha manusia tidak akan mampu mendapatkannya. Hamoraon, Hagabeon dan Hasangapon tidak dapat membawa kita kepada hidup kekal. Hanya karena kemurahan dan belas kasih Tuhanlah manusia dapat masuk ke dalam hidup kekal.
  3. Tujuan hidup setiap orang percaya adalah hidup bersama dengan TUHAN di dalam kekekalan di sorga, bukan hidup di dunia ini. Bagaimana dengan kita? Apapun yang menjadi kebanggaan dan kebahagian kita saat ini, mari kita renungkan kembali dengan mendasarkannya ke firman Tuhan di Yeremia 9:23-24. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ. No. 419 : 1 Yesus Pimpinlah
Yesus, pimpinlah kami s’lamanya: hanya Dikau kami ikut di sepanjang jalan hidup. Tuntun umat-Mu masuk rumah-Mu.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-Amin-Amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s