KEMURAHAN DAN BERKAT TUHAN


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE- 4 : 1 Sai Puji Debata
Sai puji Debata dibaen asi rohaNa. Huhut tongtong basa di nasa tinompaNa. Ria ma hita be mamuji Debata; Ai sesa do nuaeng dosanta i dibaen

PEMBACAAN FIRMAN
1 Pet. 1: 13-16 (pagi) Yes. 40: 12-17 (malam)

RENUNGAN HARIAN, Sabtu 17 Maret 2018
Bilangan 21:8
Maka berfirmanlah TUHAN kepada Musa: “Buatlah ular tedung dan taruhlah itu pada sebuah tiang; maka setiap orang yang terpagut, jika ia melihatnya, akan tetap hidup.

KEMURAHAN DAN BERKAT TUHAN
Mungkin kita sering bertanya-tanya dalam hidup kita sehari-hari: apakah Tuhan ada hadir dalam hidup saya? Kenapa Tuhan seperti membiarkan hidup saya kekurangan? Mengapa hidup saya kurang diberkati dibanding orang lain? Bukankah hidup dalam kebebasan yang jauh dari hukum Tuhan memuaskan? Pertanyaan-pertanyaan yang nyaris sama dilontarkan umat Israel saat mereka menuju Kanaan setelah dibebaskan dari Mesir. Mereka bersungut-sungkut merasa Tuhan tidak memberikan mereka makanan dan kebutuhan yang cukup. Berkat dan anugerah pembebasan Tuhan dari Mesir seketika dan mudah dilupakan umat Israel. Akibatnya, mereka dihukum dengan kehadiran ular tedung yang menggigit mereka.

Apa yang ditarik dari nas ini? Tetaplah ingat kemurahan dan berkat Tuhan. Ingatlah bahwa keluarga, harta, dan jabatan apa pun yang ada pada kita sekarang ini adalah semua karena kemurahan Tuhan. Bukankah keluarga, kesehatan dalam hidup, dan persekutuan komunitas di gereja, sekolah, lingkungan kita adalah juga anugerah Tuhan? Jadi aneh juga, ketika ada kejadian yang membuat kehidupan kita agar kurang bahagia kita langsung ragu dan bersungut-sungut. Pandanglah Yesus dan berpeganglah pada ajaran-Nya. Rajinlah membaca firman-Nya dan lakukanlah dalam kehidupan sehari-hari. Tinggikanlah Tuhan dalam kehidupan sehari-hari dan sediakan waktu untuk berdoa dan berkomunikasi dengan Dia. Ingatlah bahwa kita sangat berharga sehingga Kristus harus mati di kayu salib untuk membebaskan kita. Dengan rajin melakukannya, itu akan membuat hidup kita teratur dan tertata dalam jalan-Nya. Jika kita membiasakan diri hidup dalam ajaranNya, praktik kehidupan yang selaras dengan Firman itu akan membuat kita tidak terombang-ambing dan ujungnya adalah buahnya: kebahagiaan dan keselamatan kekal dalam Kristus. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ No. 15 : 3 Berhimpun Semua
‘Berdoa dan jaga supaya jangan penggoda merugikan jiwamu. Di dunia tegaklah kemenangan dan dasarnya imanmu yang teguh.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-Amin-Amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s