MENYIKAPI KEMERDEKAAN


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin

BERNYANYI BE-565:1 Las Rohangku Lao Mamuji
Las rohangku lao mamuji Debata Parholong i. Songon bunga na mangerbang di na binsar ari i. Arsak, dosa, haporsuhon mago dibaen asiMi. Las ni roha na manongtong lehon di au Tuhanhi

PEMBACAAN FIRMAN
Roma 2:17-24 (Pagi) Ulangan 2:7-9 (Mlm)

RENUNGAN HARIAN, Selasa 6 Maret 2018
Galatia 5:13
Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih.

MENYIKAPI KEMERDEKAAN
Paulus menulis dalam Injil kepada jemaat di Galatia, bahwa orang-orang yang menerima Kristus telah merdeka. Pertanyaannya “Merdeka dari apa?” Lewat karya penebusan Kristus, kita sudah dimerdekakan. “Kamu telah dimerdekakan dari dosa dan menjadi hamba kebenaran.” (Roma 6:18). “Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan” (Gal 5:1).

Kemerdekaan yang kita peroleh lewat karya penebusan Kristus di atas kayu salib bukan berarti bahwa kita bisa berbuat seenaknya, bebas berbuat dosa. Kemerdekaan adalah karunia Tuhan atas kita, karena kasih-Nya yang begitu besar. Ketika kita menerima kasih sedemikan rupa yang memerdekakan dari Tuhan, maka seharusnyalah kita pun terpanggil untuk mengasihi orang lain. Sebab seluruh hukum Taurat tercakup dalam satu Firman ini, yaitu: “Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri!” (Gal 5:14). Ini adalah pesan yang sangat penting agar kita tidak keliru mengartikan sebuah kemerdekaan yang dikaruniakan Tuhan. Ketika dunia mengartikan kemerdekaan sebagai sebuah kebebasan tanpa batas untuk melakukan apa yang mereka sukai seenaknya, kita haruslah berbeda. Kita menyikapi kemerdekaan dengan ucapan syukur dan sukacita, dan mengisinya dengan menyatakan kasih kepada semua orang.

BERDOA

BERNYANYI KJ-345:1 Sertai Kami Tuhan
Sertai kami Tuhan dengan anug’rah-Mu
Berilah pertolongan, melawan si set’ru

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s