TAKUT AKAN TUHAN


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE 223 : 1 Husomba Ho Tuhan
Husomba Ho Tuhan, tangihon au.
SangkapMu ma tongtong pasaut tu au.
Lam ganda baenonMi, holong ni rohangki. Sai lam gandai, holong tu Ho.

PEMBACAAN FIRMAN
Mrk. 4:16-30 (Pagi) Kel. 12:21-23 (Malam)

RENUNGAN HARIAN, Selasa 20 Februari 2018
Pengkotbah 3:14
Aku tahu bahwa segala sesuatu yang dilakukan Allah akan tetap ada untuk selamanya; itu tak dapat ditambah dan tak dapat dikurangi; Allah berbuat demikian, supaya manusia takut akan Dia.

TAKUT AKAN TUHAN
Tahun demi tahun berganti, namun usaha dan pekerjaan umat manusia kebanyakan cerita yang menyedihkan saja, bahkan separuh hidupnya hanya berduka belaka. Seluruh kehidupan alam semesta termasuk kehidupan manusia, adalah bagian dari suatu siklus yang sudah ditentukan. Contoh padanan kata yang bertentangan seperti: lahir/meninggal, menanam/mencabut, menangis/tertawa, perang/damai, hidup/mati dan seterusnya seakan mengambarkan ritme hidup yang teratur dan pasti. Walaupun manusia merindukan sesuatu yang lebih namun dia tidak dapat berbuat apa-apa. Itulah takdir hidup manusia di dunia ini. Perenungan sang Pengkhotbah ini bisa diangap frustasi atau putus asa. Hidup sudah diatur oleh Tuhan, tidak ada lagi kebebasan. Banyak ajaran yang menawarkan jaminan “Hidup Bahagia dan Berhasil” dengan mengandalkan kebebasan diri. Pengandalan diri terhadap akal pikiran, memang meningkatkan peradaban manusia menjadi lebih baik dan lebih modern, namun tidaklah dapat merubah siklus/ritme kehidupan yang disampaikan Pengkhotbah ini.

Namun dengan memahami bahwa Allahlah yang menciptakan segala sesuatu termasuk memberi manusia akal dan pikiran yang lebih dari mahluk ciptaan lainnya, maka kita dapat menempatkan diri kita di dalam keindahan rancangan pemeliharaan-Nya. Menempatkan diri secara tulus dan jujur didalam keindahan rancangan dan kehendak Tuhan, inilah arti dari Takut akan Tuhan. Bahkan Amsal 22:4 memberi jaminan bahwa “Ganjaran kerendah hati dan takut akan Tuhan adalah kekayaan, kehormatan dan kehidupan”. Mari rendahkan diri dan takutlah akan Tuhan. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ 364:1 Berserah Kepada Yesus
Berserah kepada Yesus tubuh, roh dan jiwaku;
Kukasihi kupercaya, kuikuti Dia t’rus. Aku berserah, aku berserah; Kepada-Mu Jurus’lamat, aku berserah.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s