TUHAN SUMBER HIDUP


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE 14: 1 Puji hamu Jahowa tutu
Puji hamu Jahowa tutu, Pardengganbasa, parasiroha salelengna i. Pardengganbasa i, parasiroha i.

PEMBACAAN FIRMAN
Luk 4 : 14 – 20 (Pagi) Kel 3: 1-9 (Malam)

RENUNGAN HARIAN, Selasa 23 Januari 2018
Kisah Para Rasul 17: 25b
Karena Dialah yang memberikan hidup dan nafas dan segala sesuatu kepada semua orang.

TUHAN SUMBER HIDUP

Nas hari ini berlatar belakang ketika rasul Paulus berada di kota Athena sebagai bagian perjalanannya untuk memberitakan Injil tentang Yesus dan kebangkitan-Nya. Kota Athena pada saat itu sudah maju sebagai tempat perkembangan ilmu pengetahuan, peradaban, perdagangan, kesenian dan para ahli pikir. Masyarakatnya senang akan hal-hal yang baru dan mau menerima ajaran baru yang bisa diterima akal. Mereka percaya bahwa segala sesuatu ada yang menciptakan dan memeliharanya. Karena itu mereka menghormati “pencipta” dengan membuat dewa-dewa dan patung-patung berhala untuk disembah. Ketika Paulus berjalan-jalan di kota Athena, dia menemukan mezbah tempat penyembahan kepada “Allah yang tidak dikenal”. Hal ini sangat menyedihkan hati Paulus, karena penduduk Athena taat beribadah, namun kepada dewa-dewa dan patung-patung buatan tangan manusia. Dalam hikmat Tuhan, Paulus memanfaatkan “Allah yang tidak dikenal” sebagai jalan untuk memberitakan Injil. Paulus menegaskan bahwa Allahlah yang menjadikan bumi dan segala isinya. Dia adalah Tuhan atas langit dan bumi, tidak diam dalam kuil-kuil buatan tangan manusia melainkan di tempat yang maha kudus – di sorga. Paulus mengajarkan supaya masyarakat Athena tidak boleh berpikir bahwa keilahian Allah sama seperti emas, perak, atau hasil ciptaan dan keahlian manusia lainnya. Dia memberitakan Injil supaya mereka bertobat, tunduk dan beribadah hanya kepada Allah.

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi memudahkan manusia untuk menjauh dan melupakan Tuhan. Sesungguhnya, Tuhan memberikan kuasa kepada kita untuk mengelola dan mengusahakan bumi serta segala ciptaan lainnya. Bagaimana dengan kita sekarang? Baiklah kita merenung supaya kita bisa menjaga dan menghargai ciptaan-Nya dengan benar. Kita harus tetap tunduk dan beribadah hanya kepada-Nya, Karena Dialah yang memberikan hidup dan nafas dan segala sesuatu kepada semua orang. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ 289: 1 Tuhan, Pencipta semesta
Tuhan, Pencipta semesta, Kaulah Yang Mahamulia; sungguh besar karunia yang Kauberi.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin, Amin, Amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s