LANGIT DAN BUMI BARU


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-504:1 Ditogu Tuhan Jesus Au
Ditogu Tuhan Jesus au, ido na mangapuli au. Di ganup dalan nang tung maol tanganNa do tongtong huhaol. Ditogutogu Jesus au tanganNa sai maniop au. Tongotong ma siseanNa au, paima boi tu surgo lao.

PEMBACAAN FIRMAN
Wahyu 6:9-7:8 (Pagi) Mikha 4:1-5 (Malam)

RENUNGAN HARIAN, Senin 4 Desember 2017
Yesaya 65:17
“Sebab sesungguhnya, Aku menciptakan langit yang baru dan bumi yang baru ; hal-hal yang dahulu tidak akan diingat lagi, dan tidak akan timbul lagi dalam hati.

LANGIT DAN BUMI BARU
Ayat Renungan di atas merupakan bagian dari Jawaban Allah bagi orang saleh yang akan memperoleh keselamatan di akhir zaman. Suatu langit dan bumi yang baru yang untuk logika normal kita saat ini sangat sulit diterima akal dimana suasananya sangat berbeda sekali seperti serigala dan anak domba bersama-sama makan rumput, singa akan makan jerami seperti lembu, tidak ada yang akan berbuat jahat atau yang berlaku busuk. Suasana yang benar-benar damai dan bahagia. Dan yang pasti di langit dan bumi baru tersebut tidak akan ada lagi ingatan akan masa lalu, bahkan tidak timbul lagi dalam hati. Apapun yang terjadi dalam hidup kita baik senang maupun susah, sehat maupun sakit dan kaya maupun miskin kita harus tetap bersyukur kepada Tuhan yang maha kasih. Dan untuk mencoba merasakan suasana langit dan bumi baru tersebut, mampukah kita saat ini melupakan segala sakit hati dan benci serta dendam yang kita alami, mampukah kita melupakan segala kebaikan yang telah kita lakukan untuk sesama, mampukah kita memahami bahwa ketika kita mati maka tidak satupun harta yang kita miliki akan kita bawa, mampukah kita tabah menjalani penderitaan dan permasalahan hidup ini dengan tetap hidup benar seturut Firman Tuhan, mampukah kita berbagi dengan sesama tanpa merasa kehilangan sebagian yang kita miliki. Jika kita mampu maka berbahagialah kita saat ini, karena kita sudah bisa merasakan sebagian langit dan bumi baru tersebut. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-446:4 Setialah
Setialah kepada Yang Menang, meski maut kautempuh. Setialah sehabis berperang terima upahmu: mahkota hidup diberi-Nya, kaumasuk dalam t’rang ceria setialah!

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin, Amin, Amin.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s