KEPENUHAN HIDUP


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-248:1 – Saleleng ho di tano on
Saleleng ho di tano on patigor ma roham
Paingot-ingot ma tongtong nidok ni Debatam

PEMBACAAN FIRMAN
2Pet. 2:11-22 (Pagi) Yer. 5.18-31 (Malam)

RENUNGAN HARIAN, Senin 06 Nopember 2017
Kolose 2:9-10.
Sebab dalam Dialah berdiam secara jasmani seluruh kepenuhan ke-Allahan, dan kamu telah dipenuhi didalam Dia. Dialah kepala semua semua pemerintah dan penguasa.

KEPENUHAN HIDUP
Hari ini kita fokus pada satu tema The Fullness of Life (kepenuhan hidup), yang digali dari Kolose pasal 2. Sebelumnya hendaklah kita baca ayat 6-10.”Kamu telah menerima Kristus Yesus, Tuhan kita. Karena itu hendaklah hidupmu tetap di dalam Dia. Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur.” Hati-hatilah supaya jangan ada yang menawan kamu dengan filsafatnya yang kosong dan palsu menurut ajaran turun-temurun dan roh-roh dunia, tetapi tidak menurut Kristus. Sebab dalam Dialah berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allahan, dan kamu telah dipenuhi di dalam Dia. Dialah kepala semua pemerintah dan penguasa. Setelah menerima Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat ada hal-hal yang harus diperjuangkan secara terus-menerus agar mengalami kepenuhan hidup di dalam Kristus, yaitu: Tetap di dalam Dia. “…hendaklah hidupmu tetap di dalam Dia”.

Rasul Paulus menganalogikan orang yang tetap di dalam Tuhan ibarat pohon yang kokoh bukan karena pokoknya yang besar, melainkan karena pohon itu tertanam baik dengan akar yang menjalar di bawah permukaan tanah. Pohon seperti ini bukan tidak mengalami terpaan angin, tetapi ia tetap kokoh bertahan ketika angin datang menerpa. Tuhan Yesus menjelaskan prinsip ini ibarat ranting yang melekat pada pokok anggur, di mana pokok itu adalah diri-Nya sendiri. “Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya…Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.” (Yoh 15:1, 4). Menjadi Kristen yang konsisten, tidak dipengaruhi situasi atau keadaan, tetap hidup di dalam Kristus. Amin.

BERDOA
BERNYANYI KJ-406:1 Ya Tuhan bimbing aku
Ya Tuhan bimbing Aku di jalanku, sehingga ‘ku selalu bersama-Mu. Engganlah ku melangkah setapak pun. ‘pabila Kau tak ada di sampingku.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s