MUJIZAT YESUS


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-452 : 1, Na ro pandaoni bolon i
Na ro Pandaoni bolon i, i ma Tuhanta Jesus. Didaoni na marsahit i, hisar dibahen Jesus.
Uli ni barita i, las ni roha bolon i, sai dipuji rohangki Jesus, Jesus, Jesus.

PEMBACAAN FIRMAN
Rom. 2:1-11 (Pagi)
Yer. 11:1-17 (Malam)

RENUNGAN
Markus 1 : 30-31 – Ibu mertua Simon terbaring karena sakit demam. Mereka segera memberitahukan keadaannya kepada Yesus. Ia pergi ke tempat perempuan itu, dan sambil memegang tangannya Ia membangunkan dia, lalu lenyaplah demamnya. Kemudian perempuan itu melayani mereka

MUJIZAT YESUS
Yesus membuat mujizat dengan menyembuhkan ibu mertua Petrus yang sakit demam. Petrus mengundang Yesus untuk melihat mertuanya yang sedang sakit dan Yesus mau menjumpai dan menyembuhkan ibu mertuanya. Kedekatan Petrus dengan Yesus, Dia mau memenuhi undangan Petrus, begitu juga siapapun yang mau mengundang Yesus, Dia pun pasti mau datang menjumpai. Lawatan Tuhan sebuah mujizat dan kesembuhan dari Tuhan begitu sempurna
Di zaman yang semakin modern dan maju ini, makin banyak orang yang susah dan stress karena banyaknya persoalan hidup yang dihadapi, termasuk menderita karena penyakit. Banyak orang yang takut dan putus asa karena penyakitnya tidak sembuh-sembuh. Mereka tak henti-hentinya berdoa dan mengusahakan pengobatan yang canggih dan modern namun kesembuhan tidak kunjung datang. Firman Tuhan ini mengingatkan kepada kita untuk tidak berputus asa, tetapi marilah kita mengundang Yesus masuk ke dalam hidup kita. Ia berkuasa atas hidup kita, Ia berkuasa atas segala sesuatu yang menimpa kita. Ia berkuasa menyembuhkan setiap orang yang dibawa kepada-Nya. Kristus bukan menyembuhkan satu jenis penyakit melainkan berbagai-bagai penyakit. Perkataan Kristus adalah obat bagi setiap penyakit.

Respon ibu mertuanya yang telah sembuh itu, segera dia melayani Yesus dan semua yang ada di rumah itu. Pelayanan itu merupakan ungkapan syukur pada Tuhan. Dan setiap orang yang telah mengalami kesembuhan dari Tuhan diundang untuk menguatkan, meneguhkan dan penyembuh juga bagi orang yang membutuhkan. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-367 : 1, Pada-Mu Tuhan dan Allahku
Pada-Mu Tuhan dan Allahku, kupersembahkan hidupku;
dari-Mu jiwa dan ragaku hanya dalam-Mu ‘ku teduh.
Hatiku yang Engkau pulihkan pada-Mu juga kuberikan.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI BE-36 : 1, Pasupasu hami
Pasupasu hami, o Debatanami. Sai sondanghon bohiMi tu na pungu on sude.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s