JALAN KELUAR


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-12 : 1, Dipuji rohangkon do Ho
Dipuji rohangkon do Ho, Jahowa Tuhanhi. Huhut hubaritahon do sude pambaenanMi

PEMBACAAN FIRMAN
1 Yoh. 2:1-6 (Pagi)
1 Taw. 21:1-17 (Malam)

RENUNGAN
1 Korintus 10 : 13 – Pencobaan-penco-baan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan mem-berikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.

JALAN KELUAR
Tuhan sudah menjanjikan bahwa tidak ada cobaan yang melampaui kekuatan manusia. Namun manusia sering meragukan janji Tuhan itu. Lalu manusia berupaya mencegah dan menghindari sekecil apapun cobaan yang bakal datang dengan caranya sendiri. Manusia sering merasa kalau doa dan penyerahan diri kepada Tuhan kurang ampuh untuk mengatasi cobaan yang datang.

Manusia mengenyampingkan berdoa, datang seperlunya saja ke gereja atau ke ibadah wijk. Sebaliknya untuk mencegah atau mengatasi cobaan, manusia lebih tertarik untuk membuat pagar rumah yang tinggi dan berduri agar pencuri sulit masuk rumah, memasang cctv untuk mengetahui penjahat yang tidak diundang, memasang alarm mobil supaya dapat bereaksi cepat ketika mobil dikutak-katik pencuri, membatasi sapa-menyapa dengan orang yang tidak dikenal supaya tidak kena hipnotis, dan lain sebagainya.

Sah-sah saja kita memperlengkapi diri dengan berbagai perlengkapan duniawi, tetapi hendaklah kita realistis, tidak berlebihan dan sesuai kebutuhan. Ada asumsi bahwa selama kita hidup di dunia ini, selalu muncul bentuk-bentuk kejahatan ataupun cobaan model baru yang tidak dapat diperkirakan bahkan oleh aparat keamanan sekalipun, apalagi oleh awam. Ketika kejahatan atau cobaan model baru itu terjadi, kita ragu, kita marah dan kita sedih karena tidak dapat mengatasinya dan mencari jalan keluarnya. Jadi, serahkanlah segala cobaan yang bakal terjadi pada Tuhan, bertekun dalam doa dan hidup dalam kasih Kristus. Sehingga, ketika cobaan itu datang dan sama sekali tidak kita perkirakan, kita dapat menerimanya bahkan menemukan jalan keluarnya. Keraguan, kemarahan dan kesedihan yang berlebihan, malah akan membuta-kan kita menemukan jalan keluar terhadap cobaan bahkan yang lebih ringan sekalipun.

BERDOA

BERNYANYI KJ-40 : 1, Ajaib benar anugerah
Ajaib benar anugerah pembaru hidupku! ‘Kuhilang, buta, bercela; olehnya ‘ku sembuh.

DOA BAPA KAMI

BERNYANYI BE-36 : 1, Pasupasu hami
Pasupasu hami, o Debatanami. Sai sondanghon bohiMi tu na pungu on sude.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s