ALLAH TIDAK BERUBAH


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-189:1, O Jesus na Pangolu au
O Jesus na pangolu au, Anak ni Debata.
Asi rohaM sai togu au, sahat tu Debata.

PEMBACAAN FIRMAN
Kis. 11 : 1-18 (Pagi)
Yes. 4 : 2-6 (Malam)

RENUNGAN
Mazmur 102 : 25 – Dahulu sudah Kauletakkan dasar bumi, dan langit adalah buatan tangan-Mu.

ALLAH TIDAK BERUBAH
Jemaat yang dikasihi Tuhan, Jika boleh memilih, tentu ada banyak hal yang kita harap menetap dalam hidup ini. Fisik yang sehat. Rekan yang dapat dipercaya. Keberhasilan dalam pekerjaan. Kebersamaan dengan orang-orang yang kita kasihi. Namun, siapa yang bisa luput dari perubahan? Pemazmur menyadari bahwa satu-satunya yang tidak berubah adalah Allah, Sang Pencipta langit dan bumi.

Dan kesadaran ini membuatnya tenang. Perhatikanlah betapa ia sebelumnya mengaduh atas berbagai situasi hidup yang tidak bersahabat (ayat 1-12). Namun kemudian, ia mulai mengingat janji-janji Tuhan atas bangsanya dan atas dunia (ayat 13-23). Dalam ketidakberdayaan, ia ingat bahwa Tuhan dapat diandalkan. Tuhan mengizinkan perubahan terjadi, dan Dia sanggup mengubahkan hal terburuk menjadi kebaikan menurut hikmat dan rencana-Nya. Sebab itu, sekalipun situasi tampak tidak menjanjikan, anak-anak Tuhan bisa diam dengan tenteram (ayat 29).

Rasa tidak aman, takut, frustrasi, sangat bisa menguasai pikiran ketika situasi di sekitar kita berubah. Apa yang harus kita lakukan? Menarik diri karena takut disakiti? Enggan berusaha lagi karena takut gagal? Berhenti mengasihi karena takut kecewa? Solusi yang lebih baik adalah seperti pemazmur, kita mengarahkan pandangan kepada satu-satunya Pribadi yang tidak berubah. Membenamkan pikiran dalam janji-janji-Nya yang pasti digenapi. Dia akan memberi kelegaan bagi yang datang pada-Nya (Matius 11:28). Dia turut bekerja dalam segala sesuatu untuk kebaikan kita (Roma 8:28). Anda bisa meneruskan daftarnya. Dalam keyakinan itu, kita bisa diam dengan tenteram di tengah situasi yang terus berubah. Amin.

BERDOA

BERNYANYI, KJ-200:1, Mari Bersukacita
Mari bersukacita, terima kabar baik! Habislah dukacita; terbitlah t’rang ajaib! Yesus yang tersekap di kubur yang gelap. Disambut fajar t’rang sebagai Pemenang!

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI, BE-566 : 1 Na Badia
Na badia do Ho, dipuji rohangkon do
Diboto rohangkon do mandok,
badia do Ho

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s