SANDARAN YANG KOKOH


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-504:1, Ditogu Tuhan Jesus au
Ditogu Tuhan Jesus au, ido na mangapuli au
di ganup dalan nang tung maol, tanganNa do tongtong huhaol.
Ditogutogu Jesus au, tanganNa sai maniop au
tongtong ma siseanNa au, paima boi tu surgo lao.

PEMBACAAN FIRMAN
Luk. 21 : 34-38 (Pagi)
Mika 5 : 1-5a (Malam)

RENUNGAN
2 Tawarikh 14 : 11b – Tolonglah kami ya TUHAN, Allah kami, karena kepada-Mu lah kami bersandar

SANDARAN YANG KOKOH
Raja-raja dalam sejarah Israel sebagai umat pilihan dalam memerintah ada yang mengandalkan TUHAN dan ada juga mengandalkan dewa baal yang berwujud patung-patung. Kita tahu bahwa Allah sangat benci terhadap umat-Nya yang beribadah kepada dewa baal. Nas renungan ini mengisahkan Raja Asa melakukan apa yang baik dan benar di mata TUHAN sebagaimana Raja Abia, ayahnya melakukan hal yang sama dalam pemerintahannya. Tidak seperti pendahulu mereka beribadah kepada patung berhala. Kedua Raja yang adalah ayah dan anak ini, membuat Allah adalah sandaran sehingga kerajaan mereka sangat kokoh.

Sebagai ayah patutlah kita memberikan contoh kepada anak-anak kita untuk senantiasa menyembah Tuhan Allah dengan baik dan benar sehingga keluarga kita menjadi kokoh karena Dia satu-satunya sandaran bukan yang lain. Ketika kita beralih kepada yang lain pastilah tali-tali maut meliliti kita sebagaimana dikatakan pemazmur (Mzm 18:5). Kita tidak pernah keluar dari sana apabila kita tidak menyelesaikannya secara tuntas. Konon ceritranya orang Batak ketika merantau ke Jakarta dibekali dengan jimat, berhala yang paling dibenci Tuhan. Adakah hal tersebut masih terpelihara bagi orang Batak sampai sekarang? Selesaikanlah segera dengan mengatakan: “Dalam nama Yesus tolonglah kami ya Tuhan Allah kami, karena kepada-Mulah kami bersandar”. Oleh kemurahan Allah tali-tali maut tersebut tidak meliliti keluarga kita lagi dari generasi ke generasi karena Allah telah membebaskan kita. Bersandarlah senantiasa kepada Tuhan mulialah nama-Nya dalam hidup kita.

BERDOA

BERNYANYI, KJ-84:1, Ya Yesus Dikau Kurindukan
Ya Yesus Dikau kurindukan lipurkan lara batinku,
seluruh hatiku terbuka menyambut kedatangan-Mu.
Bahagia terang sorgawi Engkau harapan dunia,
terbitlah Surya Maha kasih, dan jiwaku terangilah.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI, BE-566 : 1 Na Badia
Na badia do Ho, dipuji rohangkon do
Diboto rohangkon do mandok,
badia do Ho

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s