TUHAN ADALAH BAPA YANG DEKAT DENGAN KITA


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-557: 1, Dao Dumenggan
Dao dumenggan, asi ni rohaM. Dao ummarga sian ngolungkon.
Sai pujionku ma Ho Tuhanku, dao ummarga, asi ni rohaM.

PEMBACAAN FIRMAN
2 Raj. 6 : 8-23 (Pagi)
Kis. 9 : 32-35 (Malam)

RENUNGAN
Kisah Rasul 17 : 27 – Supaya mereka mencari Dia dan mudah-mudahan menjamah dan menemukan Dia, walaupun Ia tidak jauh dari kita masing-masing.

TUHAN ADALAH BAPA YANG DEKAT DENGAN KITA
Terkadang, kita berpikir bahwa Allah ada di atas sana. Ada anggapan bahwa di antara Dia dan kita terdapat ruang yang sangat besar. Tetapi, itu tidak benar. Sebagaimana Firman-Nya: “Allah tidak jauh dari kita masing-masing dan di dalam Dia kita hidup, kita bergerak, kita ada”. Dengan kata lain, di mana pun kita berada, Allah pun ada di sana.

Kisah Para Rasul 17:24, mengatakan “Tuhan tidak tinggal di kuil atau rumah kecil.” Jika memang demikian, maka Dia adalah Allah yang terbatas. Dia telah memilih untuk ada di seluruh dunia. Allah ada dimana-mana. Mengapa? Seperti ayat kita hari ini, “Tuhan ingin agar siapa yang berusaha mencari Tuhan, maka orang itu akan menemukan-Nya, karena Tuhan tidak jauh dari kita.” Tuhan itu ada, dekat dan dapat dijangkau.

Baiklah kita mengingat tiga fakta tentang kedekatan Allah pada kita. Pertama, Tuhan tidak pernah terlalu sibuk untuk kita. Mazmur 145:18 mengatakan, “TUHAN dekat pada setiap orang yang berseru kepada-Nya, pada setiap orang yang berseru kepada-Nya dalam kesetiaan”. Dia tidak pernah terlalu sibuk untuk mendengar doa kita karena banyaknya orang yang berdoa. Dia selalu dapat mendengarkan semua doa pada saat yang bersamaan. Dia adalah Tuhan yang dekat. Dia tidak pernah mengatakan, “Datanglah di lain waktu”. Kedua, Tuhan mengasihi kita dan memenuhi kebutuhan kita. Tuhan tidak terganggu dengan permintaan kita. “Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya” (Matius 7:11). Jika kita, seorang ayah yang tidak sempurna, tahu cara memberikan hadiah yang baik untuk anak-anak kita, tidakkah kita berpikir bahwa Tuhan, yang adalah Bapa yang sempurna, tahu bagaimana untuk memberikan hadiah yang baik untuk kita? Ketiga, Dia bersimpati terhadap kesakitan kita. “TUHAN itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya” (Mazmur 34:18). Ketika saudara terluka, Tuhan turut merasakan sakit. Ketika saudara berdukacita, Tuhan juga berduka. Ketika saudara patah hati, hancur dan berpikir tidak bisa keluar dari tempat tidur di pagi hari, Tuhan turut merasakannya. Saudara berada dalam posisi yang terdekat dengan Tuhan ketika sakit. Tuhan ada di sana dan Dia peduli, Dia ingin memenuhi kebutuhan kita karena Dia peduli, konsisten, dan dekat pada kita. Amin.

BERDOA

BERNYANYI, KJ-18, Allah hadir bagi kita
Allah hadir bagi kita dan hendak memb’ri berkat,
Melimpahkan kuasa RohNya bagai hujan yang lebat.
Dengan Roh Kudus, ya Tuhan, umatMu berkatilah!
Baharui hati kami; o, curahkan kurnia.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI, BE-566 : 1 Na Badia
Na badia do Ho, dipuji rohangkon do,
diboto rohangkon do mandok,
badia do Ho.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s