MESRA BERSAMA FIRMAN ALLAH


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-25:1, HataMi ale Tuhanku
HataMi ale Tuhanku arta na ummarga i.
Sai paian di rohangku unang so hutiop i
Molo so be sitiopan Hata na badia i.
Aha nama haojahan ni haporseaon i?

PEMBACAAN FIRMAN
Ibr. 4 : 1-11 (Pagi)
Ul. 5 : 22-33 (Malam)

RENUNGAN
Mazmur 119 : 2 – Berbahagialah orang-orang yang memegang peringatan-peringatan-Nya, yang mencari Dia dengan segenap hati.

MESRA BERSAMA FIRMAN ALLAH
Mazmur 119 merupakan pasal terpanjang di PL dan PB. Seluruh ayat pada pasal ini berintikan tentang orang-orang yang berjalan dan menyukai Firman Tuhan. Hidup mereka melihat bahwa Tuhanlah segala-galanya. Maka, pemazmur menyaksikan bahwa orang-orang yang mencari Tuhan dengan segenap hati dan berpegang kepada peringatan-peringatan-Nya akan hidup bahagia.

Pemazmur adalah orang yang benar-benar memahami dan mengalami akan kuasa Firman Tuhan dalam segala pergumulan hidupnya, “karena segala tulisan yang diilhamkan Allah bermanfaat untuk mengajar, menyatakan kesalahan dan memperbaiki kelakuan ke dalam kebenaran”. Namun sadar atau tidak sadar, kita seringkali menganggap Firman Tuhan itu penting tetapi kita tidak mencintainya. Kita menuntut harus ada pemberitaan Firman dalam setiap upacara dan perayaan, namun jatuh kepada perayaan seremonial belaka. Saking bosannya orang hanya menunggu kata “amin” agar ibadah itu selesai, baik pada ibadah pernikahan, ucapan syukur dan ibadah lainnya. Seorang pelaku Firman Tuhan harus hidup dalam Firman-Nya, perkataan tersebut menjelaskan manfaat, fungsi firman, perintah Allah di antaranya memberi kebahagiaan bagi yang menaatinya. Secara khusus manfaat dari Firman adalah sebagai petunjuk dan sumber kebijaksanaan. Fungsi dari Kitab Suci membuka pengertian untuk menerima firman hidup dan menghindari salah paham berdasarkan keinginan hati sendiri. Bagi Pemazmur, firman Allah bermanfaat untuk menerangi perjalanan kehidupan. Jika kita rajin membaca dan melakukan firman serta menaati perintah-Nya, percayalah, kita tak akan berjalan dalam kegelapan. “Oleh karena itu, pakailah perisai iman dengan berkasutkan kerelaan mendengar dan memberitakan Firman, berikatpinggangkan kebenaran, berbajujirahkan keadilan”. Berbahagialah setiap orang yang mendengar dan melakukan firman-Nya. Amin.

BERDOA

BERNYANYI, KJ-289:1 Tuhan Pencipta Semesta
Tuhan, Pencipta semesta, Kaulah Yang Mahamulia;
sungguh besar karunia yang Kauberi.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI, BE-566 : 1 Na Badia
Na badia do Ho, dipuji rohangkon do
Diboto rohangkon do mandok,
badia do Ho

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s