MENGENAL YESUS LEBIH DEKAT


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-169:1 Ho Sipangolu au
Ho Sipangolu au, sai topot ma au on!
Sai unang mandaodao Ho sian rohangkon!
Ro Sipangolu, ro tibu, baen ma au anak-Mu tutu.
Dohot mudarMi buri au, ias songon hapas ma au.
Ias tutu, ias tutu! Dohot mudarMi buri au, ias songon hapas ma au.

PEMBACAAN FIRMAN
Kej. 21 : 22-34 (Pagi)
Rom. 8 : 12-15 (Malam)

RENUNGAN
Lukas 19 : 2-3 –
Di situ ada seorang bernama Zakheus, kepala pemungut cukai, dan ia seorang yang kaya. Ia berusaha untuk melihat orang apakah Yesus itu, tetapi ia tidak berhasil karena orang banyak, sebab badannya pendek.

MENGENAL YESUS LEBIH DEKAT
Kisah Zakheus merupakan suatu drama kehidupan, yang memberikan pengharapan kepada semua pendosa, termasuk kita semua, yaitu drama kasih yang membawa pertobatan yang sejati. Zakheus sudah banyak mendengar cerita tentang Yesus saat itu, sehingga ketika ada informasi Yesus mau ke Yerikho, rasa ingin tahu mendorongnya untuk melihat seperti apakah ujud Yesus.

Dengan tubuhnya yang pendek, membuat ia semakin sulit untuk melihat Yesus secara langsung. Namun rupanya energi keingintahuannya begitu besar, dengan cerdas ia berfikir untuk mendahului rombongan ini, dan akan melihat dari atas pohon ara. “Tubuh boleh pendek namun akalnya panjang.”

Dalam kehidupan sekarang, tubuh pendek dari Zakheus ini dapat kita artikan keterbatasan kita untuk mengenal Yesus lebih dekat karena keterbatasan waktu karena pekerjaan, ketebatasan stamina, karena lelah dan segala macam kendala yang menghambat kita untuk mengenal Yesus lebih jauh. Cerita Zakheus dapat dijadikan sebagai sebuah refleksi, bagaimana kita harus berusaha dengan keras untuk mengenal Yesus dalam kehidupan yang hedonis ini. Yesus berhenti di bawah pohon tempat Zakheus ada. Artinya mau berhenti tempat kita ada. Pada saat semua orang memandang rendah Zakheus, Yesus justru melihat ke atas, kepada Zakheus. Pada saat mata Yesus bertemu dengan mata Zakheus, mata-Nya bukanlah mata yang benci dan menuduh, seperti yang dilakukan oleh orang-orang Yahudi. Tatapan mata yang dipancarkan oleh Yesus adalah tatapan penuh kasih.Jangan pernah berfikir bahwa kita tidaklah pantas untuk menerima Yesus, karena dosa kita. Yesus tidak pernah merendahkan kita kalau kita menyadari dosa-dosa kita. Dia akan meninggikan kita, dan membawa kita ke tempat yang seharusnya, yaitu menjadi anak-anak Allah.

BERDOA

BERNYANYI, KJ-26:1 Mampirlah dengar doaku
Mampirlah dengar doaku, Yesus Penebus.
Orang lain Kau hampiri, jangan jalan t’rus.
Yesus Tuhan, dengar doaku; orang lain Kau hampiri, jangan jalan t’rus.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI, BE-566 : 1 Na Badia
Na badia do Ho, dipuji rohangkon do
Diboto rohangkon do mandok,
badia do Ho

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s