Tuhan Yesus Kristus Juruselamat


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-464 : 1, Huboan ma diringku
Huboan ma diringku, Tuhan hibul tu Ho.
Ai au do tinobusMu, umbaen tarbaen au ro.
Pagalak ma rohangku, dison managam au.
TondiMi ma suru, na boi manggomgom au.

PEMBACAAN FIRMAN
Luk. 1 : 57-80 (Pagi)
Amos 4 : 6-13 (Malam)

RENUNGAN
Mazmur 146 : 3 – Janganlah percaya kepada para bangsawan, kepada anak manusia yang tidak dapat memberikan keselamatan.

TUHAN YESUS KRISTUS JURUSELAMAT

Kita dapat mengelompokkan kebutuhan hidup menjadi dua, yaitu: kebutuhan fisik dan kebutuhan jiwa. Kebutuhan fisik tentu berkaitan dengan fisik, misalnya: makanan, pakaian, kesehatan, pendidikan, keamanan dan-lain-lain yang sifatnya terbatas dan sementara.

Sedangkan kebutuhan jiwa berhubungan dengan keselamatan jiwa yang sifatnya kekal. Dalam menjalani hidup, kita harus dengan sadar mengakui bahwa kita tidak dapat hidup sendiri tanpa sesama manusia. Kita adalah mahkluk sosial. Karena itulah diperlukan kemauan dan kemampuan untuk menjalin hubungan baik dengan sesama. Ada waktunya kita membutuhkan sesama dan ada juga waktu di mana sesama membutuhkan kita. Hal ini ditegaskan dalam Galatia 6:2 “Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus” Jika kita melakukan ini dengan konsisten, akan ada keseimbangan, sehingga hidup yang kita jalani menjadi bermakna dan indah.

Nas hari ini berkaitan dengan kebutuhan jiwa, yaitu keselamatan yang sifatnya kekal. Sebagai pengikut Kristus dengan iman kita mengerti, mengakui dan menerima bahwa keselamatan hanya ada di dalam Tuhan Yesus Kristus karena Dialah Juruselamat manusia. Namun, Tuhan Yang Mahakuasa dapat memakai siapapun menjadi alat bagi-Nya untuk menyatakan bahwa keselamatan hanya ada di dalam Dia, sebagaimana dengan tegas dinyatakan di dalam Kisah Para Rasul 4:12 “Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.” Dengan demikian, setiap orang percaya tidak akan pernah mempercayakan keselamatan jiwanya kepada siapapun juga selain kepada Tuhan Yesus Kristus, karena merekapun tidak dapat menyelamatkan jiwa mereka sendiri. Karena itu, penting untuk bertanya: kepada siapa kupercayakan keselamatan jiwaku? Amin.

BERDOA

BERNYANYI, KJ-37a:1 Batu Karang yang Teguh
Tiada lain kupegang, hanya salib dan iman,
Dalam kehampaanku, kudambakan rahmat-Mu Tanpa Dikau, Tuhanku, takkan hidup jiwaku.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI, BE-566 : 1 Na Badia
Na badia do Ho, dipuji rohangkon do
Diboto rohangkon do mandok,
badia do Ho

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s