Berserulah kepada Tuhan


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-712 : 1, Togu au ale Jahowa
Togu au ale Jahowa di dalan na rodop on.
Ho do na tongtong satia, togu au na galeon.
Sagusagu hangoluan sai pabosur tondingkon, sai pabosur tondingkon.

PEMBACAAN FIRMAN
2 Kor. 9 : 1-5 (Pagi)
Im. 15 : 19-31 (Malam)

RENUNGAN
Mazmur 34 : 7 – Orang yang tertindas ini berseru, dan TUHAN mendengar; Ia menye-lamatkan dia dari segala kesesakannya.

BERSERULAH KEPADA TUHAN

Penindasan adalah sesuatu tindakan dari yang lebih kuat terhadap yang lemah. Oleh sebab itu, wajar apabila yang lemah itu meminta pertolongan kepada yang lebih kuat. Ada dua bentuk penindas-an, menurut saya, yang dihadapi orang di jaman ini yaitu penindasan di bidang hukum dan penyakit. Firman Tuhan menyerukan agar kita berseru kepada Tuhan dan Dia akan mendengar seruan orang yang tertindas.

Tuhan berkata:”Berserulah kepada Tuhan pada waktu kesesakan” dan “semua orang yang berlindung pada-Nya tidak akan menanggung hukuman”. Sukacita besar dapat dirasakan setelah berseru kepada Tuhan dan Dia akan menyelamatkannya kita dari segala kesesakan seperti penyakit dan yang lainnya.

Pengadilan adalah tempat mendapatkan keadilan kata orang bijak. Namun tidak sedikit orang berkata: “Selama hidup jangan sekali-sekali berhubungan dengan jaksa, polisi, dan hakim. Karena mereka akan berperkara di pengadilan dan membuat yang benar jadi salah dan yang salah jadi benar. Saudara yang merupakan bagian dari tiga profesi di atas akan dipakai oleh Tuhan untuk ikut membuktikan bahwa itu salah tapi yang benar seperti perkataan orang bijak. Pastikan bahwa hukum yang diidamkan itu akan tegak karena si terdakwa yang tertindas itu senantiasa berseru, dan Tuhan mendengar dan menyelamatkan dia dari segala kesesakannya. Siapapun kita dan apapun profesi kita mari kita senantiasa berseru kepada Tuhan, ketika kita melakukan tugas keseharian kita, niscaya Dia menuntun dan menguatkan. Amin.

BERDOA

BERNYANYI, KJ-410:1, Tenanglah kini Hatiku
Tenanglah kini hatiku, Tuhan memimpin langkahku,
di tiap saat dan kerja tetap kurasa tangan-Nya.
Tuhanlah yang membimbingku, tanganku dipegang teguh.
Hatiku berserah penuh, tanganku dipegang teguh.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI, BE-566 : 1 Na Badia
Na badia do Ho, dipuji rohangkon do
Diboto rohangkon do mandok,
badia do Ho

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s