Karunia Roh Melakukan Kasih


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI, BE-481 : 1, Godang dope
Godang dope siguruhononmi, asa tudos ho dohot Tuhanmi.
Sai tong na hurang hatigoranmi, so tuk dope haporseaonmi.
Dirim sambing dihaholongi ho Donganmu laos dihalupahon ho.

PEMBACAAN FIRMAN
Yes. 2 : 1-5 (Pagi)
Rom. 8 : 9-11 (Malam)

RENUNGAN
1 Korintus 14 : 1-3 – Kejarlah kasih itu dan usahakanlah dirimu memperoleh karunia-karunia Roh, terutama karunia untuk bernubuat. Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, tidak berkata-kata kepada manusia, tetapi kepada Allah. Sebab tidak ada seorangpun yang mengerti bahasanya; oleh Roh ia mengucapkan hal-hal yang rahasia. Tetapi siapa yang bernubuat, ia berkata-kata kepada manusia, ia membangun, menasehati dan menghibur.

KARUNIA ROH MELAKUKAN KASIH

Satu ciri penting di jemaat Korintus adalah penggunaan karunia-karunia rohani. Hal itu tampak dari pengalaman orang-orang Kristen saat itu, yang berkeyakinan dan mendasarkan bahwa yang memotivasi pelayanan mereka adalah karya Roh Kudus.

Mereka adalah orang-orang “kharismatik”, orang-orang dengan kharismata, yang memakai karunia-karunia rohani, seperti: berbicara dalam bahasa lidah (glossolalia), penafsiran bahasa lidah, nubuat (seperti dalam Kis. 13:1-2), dan mengerjakan mujizat-mujizat. Namun satu hal yang tidak baik ditemukan dalam ibadah yaitu penggunaan bahasa lidah yang mengakibatkan kekacauan karena satu dengan yang lain tidak mengerti. Melihat hal itu, Paulus memperingatkan mereka, ”Allah tidak menghendaki kekacauan, tetapi damai sejahtera” (1 Kor. 14:33). Karunia-karunia itu kiranya digunakan di dalam jemaat dengan cara yang baik dan untuk membangun seluruh jemaat (1 Kor. 12:7). Karunia-karunia itu untuk membangun bukan justru membuat kekacauan.

Allah memberikan karunia kepada setiap orang yang perannya berbeda seperti tubuh dengan anggota-anggota tubuhnya. Karunia yang Tuhan berikan tidak untuk disombongkan, tetapi menjadi alat kedamaian, keteraturan dan kesatuan. Setiap orang hendaknya menggunakan karunia itu dalam rangka mengasihi Tuhan dan sesama. Kasih sebagai dasar dan motivasi yang kuat untuk membangun, menasihati dan memberi penghiburan bagi sesama. Hidup mengasihi dengan karunia-karunia Allah menjadi harapan dan tujuan bersama. Marilah kita memohon penyertaan Roh Kudus untuk mampu melakukannya. Amin!

BERDOA

BERNYANYI, KJ-467 : 1, Tuhanku, bila hati kawanku
Tuhanku, bila hati kawanku terluka oleh tingkah ujarku, dan kehendakku jadi panduku, ampunilah.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI, BE-826 : 2, Gohi au Tuhan
Gohi au Tuhan marhite HataMi, Gohi au Tuhan marhite HataMi,
Na mauas do tondingku, O Tuhan di HataMi. Gohi au Tuhan marhite HataMi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s