Teladan Nuh


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-723:3 Tu Jolom O Tuhan
Tu joloM O Tuhan tung marpadan do au ingkon Ho huihuthon tongtong. Ai huboto tangkas na martua do au nang muse dohot di ngolungkon. Tung pogos pe dison manang sonang tahe marsigantung tu Ho sasude. Holan Ho huihuthon ndang be diringkon togutogu ma tu na ture.

PEMBACAAN FIRMAN, Kis. 9:10-19a

Kejadian 6:8
Tetapi Nuh mendapat kasih karunia di mata TUHAN.

Teladan Nuh

Ketika Tuhan Allah melihat bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata, maka Tuhan Allah memutuskan untuk memusnahkan manusia itu. Tetapi Nuh ialah orang yang adil dan benar.

Ia mendapat kasih karunia di mata Tuhan, maka ia bersama keluarga dekatnya diselamatkan untuk memulai hidup baru. Nuh, seorang yang benar, yang memiliki kebenaran bersumber dari iman (Ibrani 11:7) dan mempunyai persekutuan yang intim dengan Allah. Ia hidup bergaul dengan Allah dengan tidak bercela di antara orang-orang sezamannya, yang telah terbenam dalam taraf hidup moral yang sangat rendah (Kej.6:1-5). Nuh tetap memberitakan kebenaran itu kepada mereka meskipun tidak berhasil.

Penilaian Allah kepada Nuh bukan penilaian menurut ukuran yang bersifat nilai kwantitas material yang duniawai, tetapi dari unsur spiritualitas yang ditunjukkan dengan pola hidup yang baik di dalam imannya kepada Allah. Ia setia, taat mendengar, dan melakukan perkataan Allah yang dikatakan kepadanya. Allah berkenan Nuh sehingga ia diselamatkan dan mendapat berkat umur yang panjang. Pada umur 480 tahun, Tuhan Allah memberitahukan kepadanya bahwa Ia akan membinasakan manusia. Umur 500 tahun sewaktu anak pertamanya lahir, 600 tahun sewaktu air bah timbul dan meninggal pada usia 950 tahun. Hendaknya orang percaya meniru teladan Nuh. Tidak menjadi alasan bagi orang percaya untuk terpengaruh kepada lingkungan dimana ia tinggal. Justru itu menjadi kesempatan untuk memberitakan kebenaran firman Tuhan agar mereka bertobat dan diselamatkan. Kita adalah Nuh-Nuh di zaman sekarang ini, yang setia dan taat melakukan perkataan Allah sebab kitalah pewaris kehidupan yang baru dari Allah.

BERDOA

BERNYANYI : KJ 341:2 Kuasa-Mu dan Nama-Mulah
Teladan sudah Kauberi demi derita-Mu dan melalui salib-Mu Kaut’rima kuasa-Mu!
Bagian kami tak lebih, seperti segenggam benih, melintas kubur yang gelap, agar kelak ‘kan menetap bersama-Mu di Firdaus gemerlap.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI : No. 20:5 ‘Paian ma di hami’
On pe, O Tuhannami tumpahi HataMi. Masuk tu rohanami paian ma disi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s