Allah adalah Pengharapan Kita


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE 691:1 Hupasahat ma tu Jesus
Hupasahat ma tu Jesus saluhutna ngolungki
Roha nang pambaenanku saluhutna tingkiki.
Hupasahat ma tu Jesus saluhut na diringki,
hupasahat ma tu Jesus saluhut na ngolungki

PEMBACAAN FIRMAN, Yak. 3:13-18

Yeremia 14:22
Adakah yang dapat menurunkan hujan di antara dewa kesia-siaan bangsa-bangsa itu? Atau dapatkah langit sendiri memberi hujan lebat? Bukankah hanya Engkau saja, ya TUHAN Allah kami, Pengharapan kami, yang membuat semuanya itu?

Allah adalah Pengharapan Kita

Selamat Tahun Baru 2015 bagi seluruh Penatua dan jemaat HKBP se-Ressort Serpong. Kita telah memasuki tahun Baru 2015 ini dalam kasih dan anugerahNya. Apakah sepanjang tahun 2014 hati kita benar-benar bersukacita di dalam Tuhan?

Apakah Allah sungguh benar-benar selalu kita jadikan pengharapan hidup kita? Atau sebaliknya hidup rohani kita kering dan gersang karena Allah tidak menjadi pengharapan kita? Dunia ini dapat membuat hati rohani kita kering dan gersang karena bisa jadi hanya dunia ini kita jadikan sumber pengharapan kita. Firman Tuhan pada hari kedua
di tahun 2015 ini mengingatkan kita agar Allah dijadikan sebagai pengharapan di sepanjang tahun 2015 ini. Mengapa? Karena hanya Allah Khalik langit dan bumi.

Elia menjadikan Tuhan sebagai sukacitadan harapannya di tengah pergumulan hidupnya.Waktu itu, Elia mempergumulkan Raja Ahabdan Isebel istrinya yang melakukan apa yang jahat di hadapan Tuhan dengan mendirikan baal untuk disembah. Elia meminta dalam doanya agar embun dan hujan tidak turun 3,5 tahun. Tuhan mendengar doa Elia sehingga terjadilah kekeringan, tetapi Allah mencukupkan kebutuhan Elia. Puncak pergumulan Elia, yaitu saat Elia sendirian berhadapan dengan pengikut baal sebanyak 450 orang di Gunung Karmel untuk membuktikan Allah Allah yang benar antara Allah Elia dengan baal (I Raja-raja 17-18). Dan Elia menang. Kekeringan terjadi karena dosa umat(2:13) sehingga mereka berkabung (1 Raj. 8:35). Ketika umat Tuhan mengakui kesalahan dan dosa-dosanya kepada Allah maka Tuhan akan melawat umat-Nya. Tuhan dapat diandalkan sebagai pengharapan kita karena Dia itu setia dan Mahakasih. Sedangkan dewa beserta penawarannya akan kenikmatan dunia ini hanyalah sebuah kesiasiaan yang tidak dapat berkuasa atas apapun. Oleh karena itu, hanya kepada Allah sajalah pengharapan kita untuk menjalani tahun 2015 ini karena Allah Sang Pencipta adalah Allah yang Mahakasih.

BERDOA

BERNYANYI: KJ No. 445:1 Harap akan Tuhan
Harap akan Tuhan, hai jiwaku! Dia perlindungan dalam susahmu.
Jangan resah, tabah berserah, Karna habis malam pagi merekah.
Dalam derita dan kemelut Tuhan yang setia, Penolongmu!

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI : BE. No. 20:5 ‘Paian ma di hami’
On pe, O Tuhannami tumpahi HataMi. Masuk tu rohanami paian ma disi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s