Mari hidup bersatu


PANGGILAN BERIBADAH:
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI KJ. 85:5 KUSONGSONG BAGAIMANA
Sebabnya Kautinggalkan takhtaMu yang megah, kasihMulah belaka terhadap dunia
Kau rela menderita sengsara dan cela, segala dukacita dengan manusia.

PEMBACAAN FIRMAN : Wahyu 10:1-11

Efesus 4:2
Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar. Tunjukkanlah kasihmu dalam hal saling membantu

MARI HIDUP BERSATU

Dalam menghadapi kehidupan yang terasa semakin berat ini, terkadang kita terlarut dalam kondisi yang tidak nyaman. Kekuatiran muncul silih berganti, apakah masih bisa memenuhi kebutuhan hidup yang hari lepas hari semakin besar. Kita terdorong untuk melihat diri kita sendiri dan tidak punya waktu dan kesempatan untuk memikirkan orang lain.
Terkadang kita juga berubah menjadi orang yang tidak sabar, cepat emosi dan marah, cenderung kasar dan terkesan arogan. Kita merasa tidak mungkin ada orang lain yang akan membantu kita keluar dari permasalahan yang kita hadapi. Kita merasakan orang lain tentu seperti kita juga,sehingga bantuan tersebut adalah suatu barang langkah. Dan hal ini dalam jangka panjang akan menjauhkan manusia dari rasa kebersamaan atau persatuan, menjauhkan manusia dari rasa persaudaraan, dan memungkinkan gampangnya terjadi permusuhan, pertengkaran, dan konflik diantara sesama.

Nas ini memberikan solusi terhadap pemecahan masalah yang diuraikan di atas. Paulus mengingatkan jemaat di Epesus, supaya mereka tetap bersatu walaupun banyak permasalahan dan pengaruh luar yang akan memecah belah persaudaraan mereka. Yesus telah lebih dahulu memberikan teladan dan kepada kita. Yesus pernah memperlihatkan rendah hatinya dengan membasuh kaki murid-murid-Nya, Yesus saat digantung di kayu salib, dengan lemah lembut dan jauh dari kebencian berkata, “Bapa, Ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka lakukan”. Juga saat Yesus disiksa dalam perjalanan memikul salib menuju bukit Golgata, Dia tetap tegar dan sabar menghadapi semua cacian, makian dan siksaan. Adakah sesuatu yang kita ragukan lagi dari teladan yang dilakukan Yesus, tentu tidak ada lagi. “Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara dan saling mendahului dalam memberi hormat” (Roma 12:10). Amin !

BERDOA

BERNYANYI KJ. 407:4 TUHAN KAU GEMBALA KAMI
KehendakMu kami cari, ingin turut maksudMu. Tuhan, isi hati kami
dengan kasihMu penuh. Tuhan Yesus, Jurus’lamat, tak terhingga kasihMu
Tuhan Yesus, Jurus’lamat, tak terhingga kasihMu.

DOA BAPA KAMI
Menyanyikan BE. 36:1 Pasupasu Hami
Pasupasu hami O Debatanami, sai sondanghon bohiMi tu na pungu on sude.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s