Dimanakah Tuhan?


PANGGILAN BERIBADAH:
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE. 424:1 Soara Ni Tondi
Soara ni Tondi ni Tuhanta i jotjot dilaosi, ditulak ho i
Sai tanda jeamu, pauba roham, dapothon Tuhanmu, sisesa dosam.

PEMBACAAN FIRMAN : Wahyu 3:14-22

Yohanes 20:29
Kata Yesus kepadanya: “Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya.

DIMANAKAH TUHAN?

Pertanyaan tentang keberadaan Tuhan, sampai saat menjadi hal yang sangat hangat. Mengadapa demikian, karena manusia lebih condong kepada sebuah bukti yang nyata, dapat dirasakan dan dapat dilihat. Seorang guru selesai mengajar tentang ilmu pasti, berkata kepada murid-muridnya:
“semua di dunia ini dapat diukur, dilihat dan dibuktikan, karena itu saya meragukan ilmu agama yang berkata bahwa Allahlah yang mengatur pergerakan dunia ini, karena sampai detik ini, tidak ada yang dapat mengukur, melihat dan membuktikan keberadaan Allah, bisa jadi Allah itu tidak ada!”. Mendengar pernyataan guru tersebut, seorang siswanya nyeletuk dengan berkata: “guru tidak punya otak!”, hal tersebut membuat guru tadi marah dan berteriak dengan berkata: “siapa yang berbicara tadi?” murid tadi menjawab: “maaf guru, tapi sampai saat ini saya tidak dapat mengukur, melihat dan membuktikan otak guru”. Mendengar pernyataan siswanya, guru tadi berkata: “ya jelaslah, kamu tidak dapat melihat, otak saya ada di dalam tempurung kepala! Tidak mungkin kamu dapat melihat otak saya! Tetapi setidaknya, kamu mengetahui sejauh mana kepintaran saya melalui pengajaran saya!”. Lalu siswa tadi berkata: “Tuhan juga sama, kita dapat merasakan kehadiranNya, walaupun tidak dapat melihat Dia”.

Tuhan memang tidak terlihat, tetapi Firman Tuhan berkata: “Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya”. Manusia sering dibutakan oleh bukti-bukti dan fakta-fakta, karena itu sering sekali kita melalaikan sebuah kebenaran tanpa ada bukti yang otentik. Inilah yang ingin dinyatakan oleh Firman saat ini, bahwa sesungguhnya kehadiran Allah telah nyata dalam kehidupan manusia, namun bukti tersebut sering dilalaikan manusia itu sendiri, mungkin karena itulah, manusia sampai saat ini masih terus mencari “dimanakah kebahagiaan?” Sebab Firman Tuhan berkata kepada kita: “kebahagiaan akan timbul dari sikap mencari Allah serta percaya kepadaNya sekalipun Allah tidak dapat dilihatnya”. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ. 144A:1 SUARA YESUS KUDENGAR
Suara Yesus kudengar, “Hai, mari yang penat, serahkanlah kepadaKu bebanmu yang berat.”
Kepada Yesus Tuhanku, ‘ku datang berserah; Jiwaku yang letih lesu dibuatNya lega.

DOA BAPA KAMI
Menyanyikan BE. 36:1 Pasupasu Hami
Pasupasu hami O Debatanami, sai sondanghon bohiMi tu na pungu on sude.

Tinggalkan komentar