Pemulihan


Yeremia 33:10-11
Beginilah firman TUHAN: Di tempat ini, yang kamu katakan telah menjadi reruntuhan tanpa manusia dan tanpa hewan, di kota-kota Yehuda dan di jalan-jalan Yerusalem yang sunyi sepi itu tanpa manusia, tanpa penduduk dan tanpa hewan, akan terdengar lagi suara kegirangan dan suara sukacita, suara pengantin laki-laki dan suara pengantin perempuan, suara orang-orang yang mengatakan: Bersyukurlah kepada TUHAN semesta alam, sebab TUHAN itu baik, bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya!, sambil mempersembahkan korban syukur di rumah TUHAN. Sebab Aku akan memulihkan keadaan negeri ini seperti dahulu, firman TUHAN.

PANGGILAN BERIBADAH:

Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI KJ. 305:1 ‘KU MENGASIHI YESUS, TUHANKU
‘Ku mengasihi Yesus, Tuhanku, Penghibur kalau hatiku gelisah
Yang melepaskan orang dari susah. Wahai jiwaku, puji Tuhanmu!

PEMBACAAN FIRMAN : Yehezkiel 41:13-26

PEMULIHAN

Perikop ini menceriterakan janji Tuhan tentang pemulihan terhadap kota-kota Yerusalem dan Yehuda yang tidak ada lagi tanda-tanda kehidupan karena umat pilihan yang tegar tengkuk itu telah dibuang Babel. Tidak ada lagi kehidupan ditandai dengan tanpa manusia dan hewan. Tuhan mendengarkan jeritan umat dan berjanji memulihkannya.
Kota akan hidup kembali ditandai adanya suara kegirangan dan sukacita, suara pengantin laki-laki dan perempuan. Janji pemulihan bukan semata terletak pada renspons Tuhan terhadap jeritan minta tolong umat yang menderita itu, akan tetapi terlebih kepada rencana kekal Allah untuk menyelamatkan setiap orang percaya kepada-Nya di dalam Yesus Kristus Tuhan kita. Hal ini dapat kita lihat dari 2 persfektif pertama, efek perang yang menyengsarakan umat Tuhan yang Dia timpakan dalam murka-Nya kepada kota-kota Yerusalem dan Yehuda serta penduduknya telah dipulihkan kesehatan, kesejahteraan, dan keamanan yang menjadi atmosfir baru bagi kota itu. Kedua, Allah meniadakan efek dosa yang begitu menjerat umat pada masa lampau dengan menyelesaikannya dalam diri Yesus di kayu salib.

Renungan ini mengingatkan kita kepada pengalaman rohani ruas tentang gereja HKBP Serpong ketika ditinggal ruasnya selama bertahun-tahun oleh karena penolakan warga setempat terhadap kehadiran gereja di daerah mereka. Tidak ada tanda-tanda kehidupan, gelap gulita sampai pada seorang pendeta memutuskan dia dan seisi rumahnya bersedia tinggal di sana mengawali adanya kembali tanda-tanda kehidupan di gereja tersebut. Itu semua bisa terjadi karena inisiatif Tuhan untuk memulihkan gereja tersebut sehubungan dengan jeritan minta tolong dari ruas yang diwujudnyatakan oleh tindakan perduli penuh iman dari seorang pendetanya. Tuhan Yesus perkenankan aku dan seisi rumahku sebagai ruas HKBP Serpong menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pemulihan itu. Amin.

BERDOA

BERNYANYI BE. 564:3 LAS MA ROHANTA DI TUHAN DEBATA
Pardenggan basa do Tuhanta Debata, Pardenggan basa do Tuhanta Debata
Pardenggan basa do Tuhanta Debata, Pardenggan basa ma nang hita on.

DOA BAPA KAMI

Menyanyikan BE. 36:1 Pasupasu Hami
Pasupasu hami O Debatanami, sai sondanghon bohiMi tu na pungu on sude.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s