Segala sesuatu berasal dari Allah


1 Korintus 11:11-12
Namun demikian, dalam Tuhan tidak ada perempuan tanpa laki-laki dan tidak ada laki- laki tanpa perempuan. Sebab sama seperti perempuan berasal dari laki-laki, demikian pula laki-laki dilahirkan oleh perempuan; dan segala sesuatu berasal dari Allah.

PANGGILAN BERIBADAH:
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE. 224:2 Jalo Tanganhu
Sai togu au, sihol di Ho rohangku, naeng lam sumolhot au tu lambungmi.
Ai unang i, mura dope au lilu, manimbil sian hasintonganmi.

PEMBACAAN FIRMAN : Yehezkiel 21:1-17

SEGALA SESUATU BERASAL DARI ALLAH

Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. Inilah perkataan yang pertama dan tertua dalam Perjanjian Lama. Dalam Pengakuan Iman pertama dikatakan: “Aku percaya kepada Allah Bapa, Khalik langit dan bumi.” Segala sesuatu yang ada di langit, di bumi dan segala isinya berasal dari Allah. Manusia pun diciptakan Allah laki-laki dan perempuan dan memberkati mereka: “Beranakcuculah…”.

“Inilah dia tulang dari tulangku dan daging dari dagingku. Ia akan dinamai perempuan, sebab ia diambil dari laki-laki. Laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan istrinya…” (Kej. 2:22-24). Laki-laki dan perempuan pada dasarnya adalah berbeda, tetapi melalui nas ini diingatkan: “Dalam Tuhan tidak ada perempuan tanpa laki-laki dan tidak ada laki-laki tanpa perempuan. Segala sesuatunya berasal dari Allah.” Satu sama lain harus saling melengkapi, mengisi dan saling membantu.

Dalam pesan pernikahan dikatakan: “Hai istri tunduklah kepada suamimu seperti kepada Tuhan…Hai suami kasihilah istrimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan…”. Kristus selaku mempelai laki-laki mengasihi jemaat (mempelai perempuan) dan menyerahkan nyawaNya. Demikian perempuan menyinarkan kemuliaan Kristus (laki-laki). Pemimpin-pemimpin jemaat adalah gambaran kemuliaan bagi Kristus selaku Raja, Pemilik jemaat yang harus menjadikan Allah bersinar dan mulia bagi jemaat dan jemaat pun harus menyinarkan kemuliaan Kristus selaku kepala bagi jemaat. Karena itu, dalam Tuhan, laki-laki dan perempuan saling membutuhkan, menolong, memerlukan, melengkapi karena kebutuhan kehidupan rohaninya adalah Kristus dan bersama-sama menyinarkan kemuliaan Kristus. Perempuan diciptakan bukan hanya sebagai penolong, istri tetapi sebagai ibu dari laki-laki dan anak-anak. Karena segala sesuatu berasal dari Allah dan Allah telah menentukan kemanusiaan kita dalam kasih karuniaNya. Dalam hal ini tidak ada laki-laki atau perempuan, karena kamu semua adalah satu di dalam Kristus Yesus (Gal. 3:28).

BERDOA

BERNYANYI KJ. 249:1 SERIKAT PERSAUDARAAN
Serikat persaudaraan, berdirilah teguh! Sempurnakan persatuan di dalam Tuhanmu
Bersama-sama majulah, dikuatkan iman, berdamai, bersajahtera, dengan pengasihan.

DOA BAPA KAMI

Menyanyikan BE. 36:1 Pasupasu Hami
Pasupasu hami O Debatanami, sai sondanghon bohiMi tu na pungu on sude.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s