Wahyu 3:8
Aku tahu segala pekerjaanmu: lihatlah, Aku telah membuka pintu bagimu, yang tidak dapat ditutup oleh seorang pun. Aku tahu bahwa kekuatanmu tidak seberapa, namun engkau menuruti firman-Ku dan engkau tidak menyangkal nama-Ku.
PANGGILAN BERIBADAH:
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji namaNya setiap hari. Amin.
BERNYANYI KJ. 235:3 KUDENGAR BERKATMU TURUN
Mampirlah, ya, Jurus’lamat, kau dambaan hatiku; aku rindu amat sangat
mendengar panggilanMu. Aku pun, aku pun, Yesus, panggil aku pun!
PEMBACAAN FIRMAN : Yehezkiel 12:1-16
PINTU TELAH DIBUKA
Segera setelah kita selesai membangun gedung gereja semi permanen HKBP Serpong Tahun 1991 dan dimulainya kebaktian pertama, tiba-tiba bagai mimpi di siang bolong kita dilarang melanjutkan kebaktian dan harus segera bubar. Ancaman lemparan batu dan benda keras lainnya untuk segera membubarkan kebaktian telah memaksa anggota jemaat dan Parhalado untuk menghentikan kebaktiaan dan membubarkan diri. Rasa kecewa bercampur amarah dan derai air matapun bercampur dengan tangisan. Saat itu, yang paling dirasakan adalah pintu telah tertutup bagi jemaat HKBP Serpong untuk berkebaktian.
Namun iman yang telah tumbuh tidak pernah tertutup dan berhenti bekerja. Anggota jemaat dan Parhalado mulai berkebaktian dengan mengembara dari kantor ke kantor, ke ruko, ke rumah tanpa lelah. Tuhan memperhatikan pekerjaan anak-anakNya yang tekun menuruti FirmanNya dan tidak pernah menyangkal nama-Nya, maka pada Tahun 1998 tepatnya pada bulan Oktober 1998 Tuhan membukakan pintu. Dengan iman yang mengandalkan pertolongan Tuhan dan kehati-hatian dalam bertindak, kita mulai memasuki gedung Gereja yang sudah demikian rusaknya. Kondisi ekonomi saat itu sangat berat, jumlah jemaat masih sedikit dan tidak seorangpun yang dapat diandalkan secara ekonomi.
Namun Tuhan bekerja di depan anggota jemaat dan Parhalado dan tidak ada yang dapat menghentikanNya, bahkan hingga sekarang kita dapat menyaksikan pertumbuhan jemaat HKBP Serpong yang demikian pesat dan dengan gerakan pembangunan yang demikian hebat. Hanya satu hal yang dapat membuat pintu itu tertutup kembali yaitu bila kita tidak hidup bertekun menuruti FirmanNya. Oleh karena, pintu telah dibuka, mari kita terus hidup menekuni FirmanNya agar pintu penginjilan yang telah terbuka di HKBP Serpong tidak tertutup kembali. Jadikanlah buku Ibadah Harian ini menjadi alat bagi kita untuk bersama-sama menekuni Firman Tuhan. Amin!
BERDOA
BERNYANYI BE. 133:3 O TONDI NA MANGGOHI ROHA
AnakMu do na mangajarhon tu hami hata pangidoan i . Torop do na mangkaringgashon
Mangaradoti na nidokNa i. Dibahen i tangihon nama i sai dok ma amen saut ma hata i
DOA BAPA KAMI
Menyanyikan BE. 36:1 Pasupasu Hami
Pasupasu hami O Debatanami, sai sondanghon bohiMi tu na pungu on sude.
