Arsip Tag: Renungan

Permohonan Tuhan Yesus


Minggu EXAUDI (UEM), 01 Juni 2014
PERMOHONAN TUHAN YESUS
Yohanes 17:1-11

Yesus tahu bahwa waktunya bersama-sama dengan para murid tidak lama lagi. Yesus akan meninggalkan mereka dan akan pergi kepada Bapa. Sebelum kepergian Yesus menghadap BapaNya, Yesus memohon kepada BapaNya. Ada dua hal yang dapat kita perhatikan:

Pertama: Yesus memohon kemuliaan dari BapaNya. Kemuliaan apa yang dimohonkan Yesus? Tentulah duduk di sebelah kanan BapaNya di sorga. Yesus tidak berasal dari dunia ini tetapi Dia datang dari sorga diutus oleh BapaNya. Jalan satu-satunya bagi Yesus mendapatkan kemuliaan itu adalah dengan ketaatan penuh dan kerelaan melakukan tugas mulia dari BapaNya yaitu rela memikul dosa dunia lewat kematianNya di kayu salib. Sebab hanya dengan jalan itu dunia boleh diselamatkan dari segala dosa dan kejahatannya. Bagi Yesus, Dia sudah siap dan segera mewujudkan perintah Bapa. Baca lebih lanjut

Iklan

Menghadirkan Syalom Allah


Minggu Rogate, 25 Mei 2014
Sekaligus Memperingati Hari Ulang Tahun PGI Ke-64 Tahun
MENGHADIRKAN SYALOM ALLAH
1 Petrus 3:8-12

Kata “Syalom” sering kita pergunakan dalam menyapa seseorang atau sebagai sapaan ketika kita ingin memulai sebuah kegiatan. Syalom memiliki arti yang banyak, bukan saja damai sejahtera. Proteksi/Perlindungan (Imamat 26:3-6); Keamanan (Ayub 21:9); Kesehatan (Kejadian 43:27); Kemakmuran/Sentosa (Mazmur 122:6); Keadaan Baik/Tidak Celaka (Kejadian 37:14); Ketenangan/Ketentraman (Kejadian 43:23), dan masih banyak yang lain. Namun yang menjadi pertanyaan ketika kita menyapa orang lain dengan perkataan syalom, “damai sejahtera dari siapa dan untuk siapa?” Penggunaan Syalom tidak terlepas dari tradisi Yahudi maupun Kristen mula-mula. Pada Yahudi, salam yang digunakan adalah: “Syalom Alaikhem” yang berarti “Damai Sejahteralah bagimu”, maka balasan yang tepat adalah “Alalaikhem Syalom” yang berarti “bagimu jugalah Damai Sejahtera”. Baca lebih lanjut