Bersyukurlah Atas Kebaikan Tuhan


01. Nyanyian BE No. 14 : 1. PUJI HAMU JAHOWA TUTU
Puji hamu Jahowa tutu, pardenggan basa, parasi roha saleleng na i,
Pardenggan basa i, parasi roha i.

02. Pembacaan Firman
▪ Pagi : Amsal 22 : 1 – 9
▪ Malam : Lukas 6 : 27 – 36

03. Renungan : Mazmur 111 : 4
Perbuatan – perbuatanNya yang ajaib dijadikanNya peringatan; Tuhan itu pengasih dan penyayang.

Bersyukur adalah salah satu ungkapan terimakasih atas kebaikan Tuhan yang diterima seseorang di dalam hidupnya. Patutlah bersyukur setiap orang yang menerima kebaikan Tuhan di dalam kehidupannya. Hal inilah yang terlihat di dalam nats harian kita pada hari ini. Kitab mazmur 111 ini merupakan ucapan syukur pemazmur yang telah mengalami kebaikan Tuhan di dalam kehidupannya. Ia juga mengajak umat Tuhan ikut serta untuk mengucap syukur atas kebaikan Tuhan yang terjadi dalam perjalanan umat Tuhan. Secara detail Pemazmur di sini hendak menyatakan bahwa perbuatan Tuhan sangat dahsyat. Terlebih lagi, pemazmur melihat dunia ini penuh dengan perbuatan ajaib Tuhan yang sangat patut untuk direnungkan dan digemakan. Kebaikan Tuhan inilah yang selalu direnungkan oleh si Pemazmur sehingga ia bersaksi melalui ucapan syukur. Salah satu ungkapan syukur itu terlihat yakni ayat renungan kita ini. Dia sanggup mengatakan perbuatan Tuhan sangat ajaib dan Tuhan itu pengasih dan penyayang. Tuhan Pengakuan yang luar biasa. Tuhan Pengasih dan Penyayang terbukti dari kuat kuasa Tuhan melepaskan bangsa Israel dari perbudakan tanah Mesir (ay. 9). Dilanjutkan lagi Tuhan menganugerahkan tanah Kanaan sebagai tanah pusaka bagi Israel (ay.6). Kemudian Tuhan memelihara mereka di tanah pusaka tersebut dengan segala fasilitas: kebutuhan hidup mereka dipenuhi. Inilah yang mendorong Pemazmur mampu mengucap syukur. Kasih Tuhan tidak pernah berhenti dari dahulu sampai saat ini.
Secara pribadi-pribadi, kita pasti pernah mengalami kebaikan Tuhan : melalui penyertaan Tuhan di dalam keluarga kita, pekerjaan kita dan lain-lain. Karena itu patutlah kita mengucap syukur atas kebaikan Tuhan. Biarlah kiranya ucapan syukur itu terlihat nyata dari tindakan kita yang senantiasa memuliakan Tuhan. Amin

04. Berdoa. 05. Bernyanyi KJ. No. 295: 1 ANDAI KU PUNYA BANYAK LIDAH
Andai ku punya banyak lidah dan punya suara yang besar, akan ku gubah madah indah dan ’ku menyanyi bergemar memuji kasih Allahku yang dicurahkan padaku.

06. Doa Bapa kami – Amin.
Tuhan Memberkati, Syalom___

Yesus adalah Pembebas yang Dinubuatkan


  1. Bernyanyi BE No. 758 : 1. JAHOWA PANGURUPI
    Jahowa pangurupi di siulaonmi, dilehon pos ni roha di ganup tingki i.
    Nang pe sipata ganggu haporseaonmi, jamot tongtong Tuhanmu manjaga ngolum i.
  2. Pembacaan Firman
    ▪ Pagi : Amsal 3 : 1 – 12
    ▪ Malam : Yakobus 4 : 11 – 17
  3. Renungan : Mazmur 110 : 2. Tongkat kekuatanmu akan diulurkan TUHAN dari Sion: memerintahlah di antara musuhmu !

Yesus adalah Pembebas yang Dinubuatkan

Pastinya kita sangat banyak bertanya-tanya tentang siapakah kepribadian Yesus itu. Benarkah Yesus itu Tuhan? Di dalam pikiran sebahagian orang, kalau benar Yesus itu adalah Tuhan: mengapa Dia mati tersalib di bukit Golgata ? Mengapa dia tidak mau melepaskan diriNya dari penyaliban? Sejak dahulu, ada pengakuan orang percaya, bahwa Tuhan Yesus tidak pernah berubah. Di Ibrani 13 : 8 dikatakan; bahwa Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya. Kita jangan mau dipecah belah oleh ajaran yang beragam yang beda dari kekristenan. Di nyanyian Sekolah Minggu seringkali kita mendengar lagu mereka yang mengatakan “Tuhan Yesus tidak berubah, tidak berubah, tidak berubah. Tuhan Yesus tidak berubah, tak berubah selama-selamanya”. Seperti keadaan Yesus kemarin, seperti itu juga hari ini, seperti itu juga selama-lamanya. Kalau begitu siapakah yang berubah? Kita, manusia yang seringkali berubah. Cara kita memahami itulah yang berubah. Firman tentang Yesus Kristus disampaikan melalui berbagai cara dan bahasa di tengah-tengah ragam budaya; sehingga penerimaan akan Dia bisa berbeda beda dalam pemahaman setiap orang. Tetapi Yesus, tetaplah sebagai Yesus yang tidak berubah.

Di dalam nats kita hari ini khususnya pasal 110 mau berbicara dan mengingatkan ke-Tuhan-an Mesias, pemusnahan orang-orang jahat yang ada di dunia dan pemerintahan Tuhan sudah hadir di dalam dunia. Dalam kitab mazmur ini, ada nubuat tentang Yesus Kristus. Nubuat tentang akan kedatangan Yesus Kristus ke tengah-tengah dunia ini: hendak membangun KerajaanNya. Dialah Mesias yang diutus Tuhan ke dalam dunia untuk menguasainya: di dalam keadilan dan kebenaran. Dan apa yang dinubuatkan di dalam kitab Mazmur ini telah digenapkan di dalam kitab Perjanjian Baru. Tuhan mengutus AnakNya Yesus Kristus menjadi Manusia dengan tujuan menghapus dosa-dosa dan kematian. Marilah kita puji Tuhan yang telah nyata dan datang membebaskan kita dari belenggu dan perbudakan dosa. Marilah kita muliakan Dia melalui perkataan dan tindakan. AMIN.

  1. Berdoa.
  2. Bernyanyi KJ. No. 38 : 1 T’LAH KUTEMUKAN DASAR KUAT
    T’lah kutemukan dasar kuat, tempat berpaut jangkarku. Kekal, ya Bapa Kau membuat PutraMu dasar yang teguh, Biarpun dunia lenyap, pegangan hidupku tetap 06. Doa Bapa kami – Amin.

Tuhan Memberkati, Syalom