Minggu V Setelah Trinitatis, 20 Juli 2014
Jesaya 44:6-8
Seseorang pernah berkata seperti ini: “untuk menerima keselamatan dari Allah, percaya saja tidaklah cukup, namun harus beriman”. Kalimat ini ada benarnya jika kita pisah kata ‘percaya’ dengan ‘iman’. Menurut Theologia, beriman mengandung unsur percaya, namun orang yang percaya bukan berarti telah beriman. Dalam iman terkandung unsur kesetiaan, perbuatan, penyerahan diri serta kepercayaan. Saat ini kita hidup dalam sebuah lingkungan, dimana setiap individu akan berinteraksi dengan manusia lainnya yang notabene tidak seiman dengan kita. Mungkin peradaban manusia telah berkembang, tetapi nilai-nilai agama seolah menjadi tabu untuk dibicarakan dalam kehidupan sehari-hari.
