IMAM AGUNG


Saat Teduh ……………

01. Nyanyian KJ. No. 249:1. “Serikat Persaudaraan”
Serikat persaudaraan berdirilah teguh. Sempurnakan persatuan
didalam Tuhanmu. Bersama-sama majulah dikuatkan iman
Berdamai bersejahtera dengan pengasihan.

02. Pembacaan Firman
 Pagi : Ayub 13:13-19.
 Malam : Filipi 1:21-30.

03. Renungan: Ibrani 7:24.
Tetapi, karena Ia tetap selama-lamanya, imamat-Nya tidak dapat beralih kepada orang lain

Ayat Renungan hari ini merupakan pengungkapan suatu rahasia besar tentang keselamatan umat manusia. Kristus sang juru selamat manusia ditetapkan oleh Allah sebagai Imam, dimana kita ketahui bersama bahwa seorang Imam itu bertugas sebagai pengantara antara umat yang berdosa yang memohonkan pengampunan dosa kepada Tuhan Yang Maha Pengasih. Dan seorang Imam yang hanya berasal dari suku Lewi itu harus menguduskan dirinya untuk terlebih dahulu sebelum malaksanakan tugasnya. Dan Imam itu juga memiliki keterbatasan usia, dimana suatu saat dia akan meninggal dunia. Sehingga Imam Agung yang bisa selama-lamanya bertugas sebagai pengantara manusia dan Allah hanyalah Yesus Kristus, seorang yang kudus dan hidup selama-lamanya di surga.

Dalam kehidupan kita saat ini, andaikan Tuhan Yesus tidak ada, pastilah banyak dosa-dosa kita tidak terampuni, karena Imam yang ada tidak akan cukup untuk bertugas sebagai pengantara untuk proses pengampunan dosa dan akibatnya dosa kita tersebut akan membawa kita kepada maut dan kematian yang abadi. Oleh karena itu, marilah kita datang kepada Tuhan Yesus, berdoa dan memohon pengampunan dosa kepada Allah melalui Dia. Dia sanggup menjalankan tugas berat tersebut demi keselamatan umat yang percaya kepada Tuhan. Sebagai manusia yang tidak luput dari perbuatan dosa, mari datang kepada Tuhan Yesus sebagai Imam Agung, supaya kita memperleh pengampunan dosa dan menjadi kudus kembali. Dan dengan kekudusan itu kita akan memperoleh keselamatan dan hidup yang kekal. Amin.

04. Berdoa

05. Bernyanyi BE. No. 424:1. Soara ni Tondi
Soara ni Tondi ni Tuhanta i jotjot dilaosi, ditulak ho i.
Sai tanda jeamu, pauba roham, dapothon Tuhanmu, sisesa dosam.

06. Doa Bapa kami – Amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s