TAKUT AKAN TUHAN


Saat Teduh …………..

01. Nyanyian KJ. No. 222b:1. “Agungkan kuasa namaNya”
Agungkan kuasa namaNya malaikat bersujud
Nobatkan Raja Mulia, dan puji, puji, puji, Yesus Tuhanmu.

02. Pembacaan Firman:
 Pagi : Keluaran 34:1-9.
 Malam : Matius 18:10-14.

03. Renungan: Ayub 1:1.
Ada seorang laki-laki di tanah Us bernama Ayub; orang itu saleh dan jujur; ia takut akan Allah dan menjauhi kejahatan

Sungguh suatu gambaran laki-laki yang sempurna! (Idaman setiap wanita..) Karakter seperti Ayub merupakan karakter yang paling disukai oleh Allah, sampai Allah sendiripun memuji Ayub di hadapan iblis : “Sebab tiada seorangpun di bumi seperti dia, yang demikian saleh dan jujur, yang takut akan Allah dan menjauhi kejahatan” (1:8 ; 2:3). Takut akan Tuhan adalah rasa takut yang positif. Takut akan Tuhan mengandung arti tunduk, patuh dan menghormati kekudusan, kuasa dan kasih Tuhan. Orang yang takut akan Tuhan akan dengan tulus hidup seturut dengan FirmanNya dan dengan patuh menjauhkan diri dari segala dosa.

Karakter asli seseorang biasanya akan terlihat ketika menghadapi:

  • Penderitaan,
  • Godaan,
  • Kesuksesan.

Ayub telah menghadapi ketiga situasi di atas : Kesuksesan (Ayub adalah orang terkaya dari semua orang di sebelah Timur (1:3). Godaan (istrinya menyuruh Ayub mengutuk Allah; sahabat-sahabatnya menyalahkan Ayub) dan Penderitaan (Ayub mengalami penderitaan yang paling berat, seluruh miliknya habis dan seluruh badannya dipenuhi barah yang busuk), tetapi Ayub tetap setia pada Tuhan. Dalam kesemuanya itu Ayub tidak berbuat dosa dengan bibirnya. Dan karena kesetiaan serta integritasnya, di akhir penderitaannya Tuhan memberi Ayub “reward”: Semua yang pernah Ayub miliki Tuhan kembalikan kepadanya dua kali lipat! Berbahagialah orang yang takut akan Tuhan, sebab mereka akan menerima berkat-berkat Tuhan : Hidup dalam kebahagiaan dan ketenteraman (Mzm 128:1 ; Amsal 14:26). Berlimpah dengan kebaikan Tuhan (Mazmur 31 : 20a ; 33 : 18) Doa-doanya akan disengar dan dijawab oleh Tuhan (Mzm 145 : 19). Amin.

04. Berdoa

05. Bernyanyi BE. No. 115:1. Tuhan Debata
Tuhan Debata sai ramoti ma, daging dohot tondinami
Ido pangidoannami, sai pahipas be, hami on sude.

06. Doa Bapa kami – Amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s