LIDAH SEORANG MURID


Saat Teduh……………

01. Nyanyian KJ. No. 383:1. “Sungguh indah kabar mulia”
Sungguh indah kabar mulia hai percayalah! Yesus Kristus tak berubah s’lama-lamanya!
darahNya tetap menghapus dosa dan cela. Ia hibur yang berduka puji namaNya.
Baik kemarin hari ini, s’lama-lamanya. Yesus Kristus tak berubah, puji namaNya
Puji namaNya! Puji namaNya! Yesus Kristus tak berubah, puji namaNya!

02. Pembacaan Firman
Pagi : 1 Timotius 4:11-16.
Malam : Yeremia 28:1-17.

03. Renungan: Yesaya 50:4.
Tuhan ALLAH telah memberikan kepadaku lidah seorang murid, supaya dengan perkataan aku dapat memberi semangat kepada orang yang letih lesu. Setiap pagi Ia mempertajam pendengaranku untuk mendengar seperti seorang murid.

Ada peribahasa yang mengatakan “mulut mu harimau mu” yang artinya segala perkataan yang kita ucapkan tanpa pikirkan terlebih dahulu akan dapat merugikan diri sendiri. Dan untuk zaman sekarang bukan hanya mulut atau lidah saja yang perlu kita jaga tetapi juga jari tangan kita, karena kemajuan teknologi memungkinkan kita untuk berkomunikasi menggunakan aplikasi wa, fb, instagram, line dan applikasi lainnya. Melalui ayat ini kita diingatkan untuk selalu dapat mengontrol diri kita sehingga orang lain tidak akan terluka, merasa dihina dan disakiti atau mendapatkan masalah akibat perkatatan kita. Sesaat kita bisa merasa puas telah menyakiti orang lain, tapi percayalah pada akhirnya semuanya akan membawa masalah bagi diri kita sendiri. Seperti halnya Yesaya yang mengumpamakan dirinya sebagai seorang murid Tuhan yang dikaruniakan lidah seorang murid dan dipertajam pendengarannya setiap hari, sehingga melalui perkataannya dia dapat memberikan semangat baru kepada orang yang letih lesu dengan memberitakan kebenaran akan Firman Tuhan yang disampaikan dengan lemah lembut. Kesetiaannya sebagai seorang murid di tengah-tengah tekanan yang berat membuat dia dilayakkan menjadi orang yang benar di hadapan Allah. Amin.

04. Berdoa

05. Bernyanyi BE. No.440:1. Sai puji ma Tuhanta
Sai puji ma, Tuhanta Jesus Kristus.
Pasangapma, lomoNa ma patulus Pinujima, goarNa da.

06. Doa Bapa kami – Amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s