KESEPAKATAN


Saat Teduh……………

01. Nyanyian KJ. No. 249:1. “Serikat Persaudaraan”
Serikat persaudaraan berdirilah teguh. Sempurnakan persatuan
didalam Tuhanmu. Bersama-sama majulah dikuatkan iman
Berdamai bersejahtera dengan pengasihan.

02. Pembacaan Firman
Pagi : Pengkhotbah 9:13-18.
Malam : Yeremia 24:1-10.

03. Renungan: Matius 18:19.
Dan lagi aku berkata kepadamu: jika dua orang dari padamu sepakat meminta apa pun juga, permintaan-permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh BapaKu yang di sorga.

Kata “sepakat” diambil dari bahasa Yunani “sumphoneo” yang artinya harmonis, bersamaan, kompak, setuju. Dari kata inilah kita dapatkan kata “simfoni”, suatu kelompok paduan suara yang indah. Kesepakatan berbicara tentang kesatuan dari beberapa hal yang berbeda (unity), tetapi bukan berarti keseragaman (uniform). Bayangkan bila semua pemain di orkestra adalah berasal dari sekumpulan pemain alat musik yang sama, yang memukul pada nada yang sama dan pada ketukan yang sama. Betapa membosankannya. Kesepakatan dalam satu komunitas besar harus dimulai dari diri sendiri, dalam Yoh.17:21 dikatakan, “supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.” Dalam Matius 18:19 juga dikatakan, “Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apa pun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga.” Ketika mereka sepakat dalam Tuhan, lalu sepakat juga bersama anak-anak mereka, maka ada janji Tuhan bahwa permohonan doa mereka akan dikabulkan oleh Bapa di sorga. Betapa pentingnya kesepakatan dimulai dari suami isteri, kemudian dilanjutkan dengan kesepakatan antara orangtua dengan anak. Kesepakatan dengan jemaat Tuhan adalah ketika Mereka semua bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama, dengan beberapa perempuan serta Maria, ibu Yesus, dan dengan saudara-saudara Yesus (Kisah 1:14). Tuhan merindukan adanya kesepakatan, dan biarlah kesepakatan itu dimulai dari diri kita dengan Tuhan, lalu bersepakatlah dengan keluarga dan sesama. Amin.

04. Berdoa

05. Bernyanyi BE. No. 424:1. Soara ni Tondi
Soara ni Tondi ni Tuhanta i jotjot dilaosi, ditulak ho i.
Sai tanda jeamu, pauba roham, dapothon Tuhanmu, sisesa dosam.

06. Doa Bapa kami – Amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s