MENJADI SAKSI KRISTUS


Saat Teduh………………

Nyanyian KJ. No. 388:1. “S’lamat di tangan Yesus”
S’lamat di tangan Yesus, aman pelukanNya.
Dalam teduh kasihNya, aku bahagia.
Lagu merdu malaikat olehku terdengar
Dari neg’ri mulia, damai sejahtera, S’lamat di tangan Yesus,
aman pelukanNya. Dalam teduh kasihNya, aku bahagia.

Pembacaan Firman
Pagi : 1 Tesalonika 5:14-23.
Malam : 1 Samuel 24:1-8

Renungan: Kisah Para Rasul 1:8b.

Dan kamu akan menjadi saksiKu di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.

Sedikitnya ada tiga cara Roh Kudus mengajar dan memimpin kita yaitu: 1. Perenungan Firman. Perenungan firman merupakan ujud nyata bahwa kita mau diajar dan pimpin Roh Kudus. 2. Suka bertanya pada Ro Kudus dalam Lukas 8:9-11. Yesus mengajar tentang perumpamaan penabur, karena mereka tidak mengerti makna perumpamaan tersebut lalu mereka bertanya kepada Yesus apa makna perumpamaan tersebut, kemudian Yesus menjawab. Artinya mengapa Roh Kudus tidak mengajar dan memimpin kita? Jawabnya karena kita tidak suka bertanya apa yang kita tidak mengerti kepada Roh Kudus. Karena Roh Kudus itu selalu mengajar kita di luar nalar kita. Semua orang percaya berhak diajar dan dipimpin oleh Roh Kudus. Karena Roh Kudus ada di dalam kita bukan di luar kita. Namun masalahnya kita lebih suka diajar dari luar diri kita dari pada dari dalam diri kita yaitu Roh Kudus. Jika kita mengalami kesulitan dalam memahami firman Tuhan jangan menyerah dan berhenti membaca dan belajar firman, mintalah kuasa Roh Kudus, karena Allah rindu agar kita dipimpin Roh Kudus. 3. Memberi respons kepada Tuhan pada saat Allah menarik perhatian kita. Yesaya 50:4-5. Pada saat Tuhan memanggil Samuel hingga ketiga kali baru Samuel dan Nabi Elia sadar bahwa yang memanggil Sameul adalah Allah, lalu Samuel berkata ini Aku Tuhan berbicaralah aku mendengar. Pada saat kita mendengar suara Roh Kudus mari kita berkata ini aku Tuhan berbicaralah padaku. Amin.

Berdoa

Bernyanyi BE. No. 118:1-2. Paian ma di hami
Paian ma di hami, o Jesus, asiMi, asa tung unang hami diansi musu i.
Paian Tuhannami, HataM di hami be, Asa martua hami, nuaeng nang sogot pe.

Doa Bapa kami – Amin.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s