PENGAMPUNAN YANG TIDAK TERBATAS


Saat Teduh……………

Nyanyian KJ. No. 3:1. “Kami Puji dengan Riang”
Kami puji dengan riang di Kau Allah yang besar
Bagai bunga t’rima siang hati kami pun mekar
Kabut dosa dan derita kebimbangan t’lah lenyap
Sumber suka yang abadi b’ri sinarMu menyerap

Pembacaan Firman
Pagi : Kejadian 19:15-29.
Malam : 2 Tesalonika 1:3-12.

Renungan: Yehezkiel 20:44.

Dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN, pada masa Aku, oleh karena nama-Ku, tidak memperlakukan kamu selaras dengan tingkah lakumu yang jahat dan busuk, hai kaum Israel, demikianlah firman Tuhan ALLAH.

Berbicara mengenai pengampunan tentunya tidak pernah terlepas dari kehidupan ini, karena setiap kita pasti pernah merasakan disakiti ataupun dilukai oleh orang lain. Saat diri kita dikecewakan atau disakiti oleh orang lain, tentunya ada keinginan untuk membalas, namun firman Tuhan mengatakan bahwa pembalasan itu adalah hak Tuhan. Tuhan juga memerintahkan supaya kita dapat mengampuni 70×7 kali. Artinya, pengampunan itu tidak pernah terbatas oleh apapun juga. Walau memang tidak mudah untuk mengampuni, namun kita harus belajar untuk dapat memberikan pengampunan sebab jika kita tidak mengampuni maka Bapa di Surga juga tidak akan mengampuni kita. Kalau Tuhan saja tidak lagi mengingat-ingat kesalahan kita, masakan kita tidak mau mengampuni kesalahan orang lain? “Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu.” (Mat 6:14-15). John F. Kennedy (Presiden ke-35 AS) pernah mengatakan, “Ampunilah musuh-musuhmu, tetapi jangan lupakan nama mereka.” Musuh-musuh yang dimaksud adalah orang yang menyakiti, namun kita harus mengampuni dan tetap mengingatnya sebagai teman, bukan melupakan mereka. Jika Tuhan mengampuni dan tidak membalaskan kejahatan kita, maka marilah kita saling mengampuni! Amin.

Berdoa.

Bernyanyi BE. No. 194:3. Aut so asi rohaM
Anggiat ma holong, rohangku sai tongtong, burju tu Ho
Sai dongananMu au manang tu dia lao, sonang tutu.

Doa Bapa kami – Amin.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s