SUKACITA DI DALAM TUHAN


Saat Teduh……………

Nyanyian KJ. No. 299:1. “Bersyukur kepada Tuhan”
Bersyukur kepada Tuhan, bersyukur kepada Tuhan
Sebab Ia baik, bersyukur kepada Tuhan.

Pembacaan Firman
Pagi : 2 Raja-raja 3:15-18.
Malam : Kisah P Rasul 10:9-20.

Renungan: Mazmur 4:8.

Engkau telah memberikan sukacita kepadaku, lebih banyak daripada mereka ketika mereka kelimpahan gandum dan anggur.

Dalam nats ini Pemazmur sedang menghadapi suatu masalah, Pemazmur berseru kepada Allah sebab pemazmur telah mengalami, merasakan dan tetap mengingat bagaimana Allah telah menolong dia. Allah memberikan kelegaan ketika dia mengalami kesesakan. Allah memberi sukacita melebihi kelimpahan gandum dan anggur. Pengalaman iman pemazmur ini menuntun kita dalam menyikapi masalah kehidupan. Walaupun pemazmur mengalami tekanan dan masalah atas perbuatan musuh namun ia tidak menghadapinya dengan amarah atau membalas dengan tindakan kejam. Justru sepertinya pemazmur menasehati agar mereka bisa menguasai diri. Walaupun ada kesukaran, tantangan dan penderitaan hidup namun pemazmur memiliki ketenangan hati, kedamaian jiwa, kegembiraan karena pemazmur percaya dan menyerahkan dirinya kepada Tuhan. Bagi pemazmur, Tuhan adalah perisainya sebagaimana dinyatakan dalam invocatio : Ya Tuhan, bukit batuku, kubu pertahananku dan penyelamatku, Allahku, gunung batuku, tempat aku berlindung, perisaiku, tanduk keselamatanku, kota bentengku! Bersama Tuhan ia tenang. Dalam kehidupan kita sehari-hari seringkali kita sibuk memikirkan perilaku orang lain yang tidak berkenan di hati, akibatnya kita sulit tidur dan badan menjadi kurus kering bahkan meluapkan emosi kearah yang tidak benar. Pemazmur mengajarkan kepada kita bahwa orang percaya harus mampu mengendalikan diri. Siapakah yang kita andalkan dalam pergumulan hidup kita? Pemazmur menyerahkan kekhawatiran, kegelisahan dan kekecewaan kita hanya kepada Tuhan saja. Tidak ada penolong yang sempurna yang mampu mengatasi segalanya selain yang berkuasa atas kehidupan. Sukacita yang sejati hanyalah didalam Tuhan. Amin.

Berdoa

Bernyanyi BE. No. 165:1. O Jesus na pangolua au
Na basa do rohaM di au, o Jesus Tuhanki,
di ihuthon Ho au tu na dao mambuat rohangki

Doa Bapa kami – Amin.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s