SUNGGUH, DIA ANAK ALLAH


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-432:1. Sian Hurungan ni Dosangki
Sian hurungan ni dosangki, ro au tu Ho, ro au tu Ho. Tu haluaon di mudar-Mi, Jesus au ro tu Ho. Nasa rohangku malum hipas, gabe mamora, nang pe pogos. Sian jeangku ro au tu Ho, Jesus au ro tu Ho.

PEMBACAAN FIRMAN
Mat 27: 57-60 (pagi) Yes 53: 9-12 (malam)

RENUNGAN HARIAN, Sabtu 31 Maret 2018
Markus 15 : 39
Waktu kepala pasukan yang berdiri berhadapan dengan Dia melihat mati-Nya demikian, berkatalah ia: “Sungguh, orang ini adalah Anak Allah!

SUNGGUH, DIA ANAK ALLAH
Banyak orang mempertanyakan ke-Allah-an Yesus. Bahkan terkadang orang percaya pun sampai terpengaruh dan ikut meragukan Tuhan. Apa yang dapat menunjukkan bahwa Yesus adalah Allah? Kematian-Nya di kayu salib telah membuka mata hati kepala pasukan Romawi sehingga ia dapat berkata, “Sungguh orang ini adalah Anak Allah”. Ini berarti peristiwa penyaliban menegaskan ke-Allah-an Yesus.
Secara khusus Markus mencatat kejadian demi kejadian di seputar penyaliban Yesus, mau menegaskan bahwa peristiwa salib sesuai dengan waktu Allah. Pertama, peristiwa yang berkenaan dengan alam: “Kira-kira jam dua belas, kegelapan meliputi seluruh daerah itu sampai jam tiga.” Pada satu sisi, peristiwa ini dapat diartikan sebagai tanda hukuman yang menimpa manusia. Pada sisi lain, menggambarkan bahwa seluruh jagat berkabung atas kematian yang dialami oleh Yesus. Kedua, peristiwa yang berkenaan dengan ibadat Yahudi: Tabir Bait Suci terbelah dua. Peristiwa kedua ini mengandung makna bahwa kematian Yesus mempunyai arti bagi keselamatan dunia. Tabir Bait Suci melambangkan kekudusan Allah, karena dibalik tabir itu terdapat ruang mahakudus. Ruang mahakudus hanya boleh dimasuki sekali setahun yaitu pada hari pendamaian. Yang boleh masuk ke ruangan itu hanya satu orang, yakni imam besar. Tabir terbelah dua, adalah tanda bahwa Allah membuka diri-Nya secara luas bagi umat manusia untuk datang menghampiri kasih karunia-Nya. Kematian Yesus adalah hari pendamaian yang sesungguhnya! Dengan demikian, Allah dapat ditemui secara bebas oleh siapa pun, asal ia rela menerima kematian Yesus bagi dirinya. Amin.

BERDOA

BERNYANYI KJ-18:3 Allah Hadir Bagi Kita
Allah hadir! O, percaya dan berdoa pada-Nya. Agar kita dikobarkan oleh nyala kasihnya. Dengan Roh kudus ya Tuhan, umatMu berkatilah. Baharui hati kami; o curahkan kurnia.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-Amin-Amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s