BERTUMBUH, BERBUAH DAN BERSINAR


PANGGILAN BERIBADAH
Kita hidup oleh belas kasihan Tuhan, karena itu marilah kita beribadah dan memuji nama-Nya setiap hari. Amin.

BERNYANYI BE-20:1 – O Jesus Tuhannami
O Jesus Tuhannami sai tatap hami on
Asi rohaM di hami, palua hami on

PEMBACAAN FIRMAN
2Pet. 2.1-10 (Pagi) Mal. 1.6-2.9 (Malam)

RENUNGAN HARIAN, Sabtu 04 Nopember 2017
Lukas 6.45
Orang yang baik mengeluarkan barang yang baik dari perbendaharaan hatinya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan barang yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat. Karena yang diucapkan mulutnya, meluap dari hatinya.”

BERTUMBUH, BERBUAH DAN BERSINAR
Pohon menentukan buahnya, jika buahnya jelek maka yang perlu diperhatikan adalah pohonya bukan buahnya. Buah merupakan tanda pertumbuhan, bukti kematangan, kedewasaan, bertanggung jawab melakukan setiap perkataan yang diucapkanya. Buah juga menentukan jenis, karena pohon yang jenisnya baik akan menghasilkan buah yang baik, itu sebabnya Yesus pernah berkata” Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri ?” (Mat. 7:16) Tentu saja tidak mungkin, jadi jika pohonnya tidak baik jangan mengharapkan buah yang baik. Buah memastikan pohon, pohon dikenal dari buahya, (Yoh.15:5-6). Pohon menentukan buahnya, jika buahnya jelek maka yang perlu diperhatikan, diperbaiki adalah pohonya bukan buahnya. Buah merupakan hasil alamiah, bukan rekayasa.
Tuhan Yesus pernah berkata: ”Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya supaya ia lebih banyak berbuah, maksudnya setiap pengikut Kristus harus berbuah, karena buah merupakan lambang kehidupan, karena setiap yang hidup akan berkembang dan menghasilkan buah yaitu buah pertobatan (Mat. 3:8). Puncak kehidupan sebuah pohon adalah menghasilkan buah yang baik, itulah natur pohon yang semestinya. Metafor yang dilukiskan oleh Yesus sungguh indah, bila kita mengerti kehidupan sebuah pohon, demikian pula mestinya kehidupan kita sebagai orang Kristen berbuah. Iman percaya kita haruslah menjadi iman yang aktif berbuah, bukan iman yang pasif dan statis. Iman yang berbuah adalah iman yang terus menerus dipraktikkan, dijalankan dalam kehidupan kita sehari-hari. Bukan sekedar iman untuk pemuasan batin kita semata. Kehidupan iman yang berbuah adalah bila hidup kita selalu berada dalam Kristus. Amin.

BERDOA

BERNYANYI – KJ-15:1 Berhimpun semua
Berhimpun semua menghadap Tuhan dan pujilah Dia pemurah benar. Berakhirlah segala pergumulan. Diganti kedamaian yang besar.

DOA BAPA KAMI
BERNYANYI
Amin-amin-amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s