ORANG BENAR HIDUP OLEH IMAN


MINGGU XIX SETELAH TRINITATIS, 02 OKTOBER 2016

Habakuk 1 : 1 -4, + 2 ; 1-4

Ada perkataan yang menyebut: menunggu adalah pekerjaan yang membosankan, bahkan bila terlalu lama menunggu bisa membuat kita kesal, protes dan marah. Demikianlah yang dialami nabi Habakuk yang selalu menunggu agar Tuhan segera bertindak bagi bangsa Israel yang sudah penuh dengan dosa dan kejahatan. Apa yang membuat nabi Habakuk begitu khawatir ? Apa yang terjadi pada waktu itu ? Mengapa nabi Habakuk sampai berteriak kepada Tuhan? 
Kalau kita baca dalam ayat 2 : Berapa lama lagi, Tuhan, aku berteriak, tetapi tidak Kau dengar aku berseru kepadaMu: Penindasan tetapi tidak Kau tolong ? Kata : Berapa lama lagi Tuhan aku berteriak ? Nabi Habakuk melihat kejahatan bangsa itu sudah sangat luar biasa, berbuat,  dengan cara-cara yang tidak benar yaitu: menindas, penuh kelaliman, aniaya, kekerasan, perbantahan, pertikaian, hukum kehilangan kekuatannya, tidak pernah muncul keadilan, orang fasik mengepung orang benar, keadilan terbalik (ayat 3-4).

Berbagai ragam kejahatan yang dilakukan bangsa itu, inilah yang diteriakkan oleh nabi Habakuk, agar Allah cepat bertindak melakukan hukumNya bagi bangsa itu. Tetapi hal yang menarik dalam Pasal 2 ; 1-4, dimana nabi Habakuk menunggu dan kemudian Tuhan akan memberi jawaban itu. Jawaban itu harus dituliskan pada log-log sehingga semua orang bisa dengan mudah membacanya. Teriakan nabi Habakuk itu, Tuhan akan menjawab dan Tuhan masih menanti saat yang tepat.

Bila Tuhan mengulurkan waktu bukan karena ingkar janji, Tuhan tetap setia apa yang sudah diucapkan. Kedatangan Tuhan akan menghukum bagi orang yang berbuat jahat tetapi bagi orang yang benar akan hidup oleh iman percayanya. Hidup orang benar tidak mudah terpengaruh dengan kejahatan yang ada disekitarnya, ia tetap setia dalam kebenaran karena imannya yang teguh dan kokoh.

Segala bentuk kejahatan yang telah dialami nabi Habakuk hal itu masih terjadi sekarang, bila kita melihat yang terjadi di tengah-tengah masyarakat, sering terjadi ketidak adilan, kekerasan, pemerasan, permusuhan, kesenjangan sosial, melihat peristiwa kejahatan itu, kita bisa bertanya kepada Tuhan. Mengapa Tuhan membiarkan semua itu bisa terjadi ? Mengapa Tuhan tidak segera bertindak ? Mengapa Tuhan tidak membela orang yang benar ? Mengapa Tuhan tidak segera membungkan para penjahat ?

Tetapi sebagai kita orang percaya Allah tidak membiarkan kejahatan itu meraja rela, Allah akan menghukum sesuai dengan keadilanNya, tetapi Allah akan membela dan menyelamatkan orang yang benar, oleh karena itu marilah kita hidup melalui iman kita kepada Yesus, agar  menerima keselamatan dan hidup yang kekal. Amen.

(Pdt. Rahmat Lumbantobing, S.Th)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s