Hayatilah Firman Tuhan


(Yes 43:16-21)
Tuhan adalah pusat kehidupan, sebab Dia setia dan Maha Pengasih. Tuhan turut bekerja untuk mendatangkan kebaikan bagi kita sebagaimana Ia sendiri memelihara Israel. Sebagai umat pilihan Allah didalam Yesus Kristus, mari kita belajar dari masa lalu untuk menyongsong masa depan. Jika kita bisa makan dan minum, hidup tenang dan mendapat pekerjaan maka sekarang kita diutus menjadi saksi-saksi Kristus. Dalam kitab Yesaya 43:16-21 umat Israel diajak untuk belajar dari pengalaman hidup para leluhurnya, sebab apa yang mereka miliki sekarang adalah hasil dari sebuah proses yang panjang yang telah dilalui.

Pengalaman hidup bersama Tuhan menjadi sebuah kesaksian pada masa kini dan masa yang akan datang. Sejarah ini diajarkan secara turun-temurun dan tidak boleh dilupakan: “ Bapaku dahulu seorang Aram, seorang Pengembara. Ia pergi ke Mesir dengan sedikit orang saja dan tinggal di sana sebagai orang asing, tetapi di sana ia menjadi suatu bangsa yang besar, kuat dan banyak jumlahnya (Ul 26:5). Selanjutnya, Firman TUHAN kepada Abram: “Ketahuilah dengan sesungguhnya bahwa keturunanmu akan menjadi orang asing dalam suatu negeri, yang bukan kepunyaan mereka, dan bahwa mereka akan diperbudak dan dianiaya, 400 tahun lamanya (Kejadian 15:13). Kemudian nabi Yesaya mengajak Israel melihat masa lalu ketika Israel berjalan di tengah lautan yang luas, “ Dan engkau, angkatlah tongkatmu dan ulurkanlah tanganmu ke atas laut dan belahlah airnya, sehingga orang Israel akan berjalan dari tengah-tengah laut di tempat kering. Demikianlah orang Israel berjalan dari tengah-tengah laut di tempat kering sedang di kiri dan di kanan mereka air itu sebagai tembok bagi mereka (Kejadian 14:22). Saat ini Israel telah dilepaskan dan bebas dari perbudakan dan kuasa raja Mesir. Tuhan sendirilah yang menuntun mereka keluar dari negeri itu ke suatu negeri yang baik dan luas, suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya.

Bagaimana dengan pengalaman hidup kita sampai saat ini? Banyak hal yang ingin kita ceritakan kepada anak-anak, keluarga dan saudara-saudara kita seiman. Kita merasakan Tuhan campur tangan dalam setiap perjalanan hidup, yang semuanya menjadi kesaksian hidup yang tak terlupakan. Selanjutnya, nabi Yesaya menegaskan cukuplah pengalaman masa lampau menjadi pelajaran yang berharga bagi kita. Maka mulailah hidup baru bersama Tuhan Yesus! Muliakanlah Tuhan dengan segala yang kamu miliki saat ini, dan percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu. Lupakan dosa-dosa masa lalu, “Mari lihat ke depan karena Tuhan membuat sesuatu yang baru. Lupakan yang lalu dan lihat ke depan! Firman-Nya: “Janganlah ingat-ingat hal-hal yang dahulu, dan janganlah perhatikan hal-hal yang dari zaman purbakala! Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara.” (Yes 43:18-19).

(Pdt. Rohara Panjaitan)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s